5 Hal yang Menandakan Tidur Siang Berkualitas

Reporter:
Editor:

Yunia Pratiwi

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi wanita tidur di kantor. shutterstock.com

    Ilustrasi wanita tidur di kantor. shutterstock.com

    TEMPO.CO, Jakarta - Banyak orang merasa mengantuk setelah makan siang. Hal ini tentu tidak menandakan Anda pemalas atau sebagai alasan untuk tidak segera kembali ke meja kerja. Faktanya, tidur siang sebenarnya memang dibutuhkan dan banyak memberi manfaat terutama dalam meningkatkan produktivitas kerja.

    Baca juga: Sisi Positif dan Negatif Tidur Siang

    Philip Gehrman, Ph.D., asisten profesor psikologi Universitas Pennsylvania, Amerika Serikat, mengungkapkan tidur siang berkualitas sangat efektif menghilangkan rasa kantuk sehingga meningkatkan performa kerja, produktivitas, kreativitas, daya ingat, dan suasana hati.

    Tidur siang yang berkualitas juga meningkatkan sistem kekebalan tubuh dan menurunkan risiko terkena penyakit kardiovaskular. Namun apakah Anda sudah tahu tidur siang seperti apa yang akan membawa banyak manfaat?

    ADVERTISEMENT

    Tidak Lebih Dari 90 Menit
    Tidur siang berkualitas bukan berarti dilakukan sepanjang siang. “Tidur siang yang dilakukan selama 15 hingga 30 menit efektif untuk meningkatkan kewaspadaan,” kata Gehrman. Jika Anda merasa lemah secara mental, tidur siang dengan durasi sedikit panjang akan membantu menyegarkan pikiran. 

    Pasang Alarm
    Agar tidur siang tak sampai kebablasan, Gehrman menyarankan agar Anda memasang alarm. Dan segeralah bangun setelah mendengar alarm. Untuk mencegah rasa malas setelah bangun tidur siang, sebaiknya Anda sudah punya rencana kegiatan apa saja yang harus dilakukan setelah bangun tidur siang. Anda bisa juga menyegarkan diri dengan mencuci muka, menenggak minuman segar atau selepas tidur siang, segeralah mengingat bahwa pekerjaan sudah menanti Anda.

    Lakukan Dengan Konsisten
    Kebanyakan orang secara alami akan mengantuk pada pukul 2 siang dan 4 sore. Tapi jika tubuh sudah memberikan sinyal-sinyal lelah seperti menguap dan kepala terasa berat, itu waktunya Anda tidur sejenak. Agar bisa tertidur lebih cepat dan tidak mengulur waktu untuk masuk ke fase tidur pulas, cobalah tidur siang di waktu yang sama secara konsisten setiap hari termasuk di akhir pekan.

    “Dengan terpaku pada jadwal tidur siang, tubuh Anda akan beradaptasi dan mempelajari kapan waktunya istirahat sehingga Anda lebih mudah mengantuk dan tertidur, juga menghindari disorientasi waktu ketika bangun dari tidur siang,” jelas Gehrman.

    Cari Tempat yang Nyaman
    Beberapa orang mengatakan sengaja tidur siang dengan posisi duduk atau di tempat yang cahayanya terang untuk mencegah tidur terlalu lama. Kenyataannya tidur dalam kondisi tidak nyaman membuat tubuh Anda tidak benar-benar beristirahat. Selain itu Anda juga akan lebih sulit masuk ke fase tidur pulas. Karenanya, sama seperti halnya tidur malam, Gehrman menyarankan agar Anda mencari tempat yang nyaman dan bercahaya redup untuk tidur siang. 

    Jangan Paksakan Diri
    Namun ada satu fakta lain, tidak semua orang bisa menikmati tidur siang. Faktanya, dalam penelitian yang dilakukan oleh Mednick, ada 50 persen orang tidak bisa mendapatkan manfaat dari tidur siang dalam hal kewaspadaan dan produktivitas. Orang-orang ini adalah mereka yang memiliki ritme sirkadian monophasic, atau pola tidur satu kali dalam sehari. Kabar baiknya, orang-orang yang tidak bisa menikmati tidur siang berarti sudah mendapatkan istirahat yang berkualitas di malam hari.

    AURA


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Selain Makan di Warteg, Ini Sejumlah Kegiatan Asyik yang Bisa Dilakukan 20 Menit

    Ternyata ada banyak kegiatan positif selain makan di warteg yang bisa dilakukan dalam waktu 20 menit. Simak sejumlah kegiatan berikut...