7 Fakta Unik tentang Tidur

Reporter

Editor

Indah Pratiwi

Ilustrasi Tidur. dailymail.co.uk

TEMPO.CO, Jakarta - Arianna Huffington, pendiri Huffington Post, dikenal sebagai 'aktivis' tidur. Ia sering mengkampanyekan pentingnya tidur bagi kesehatan dan menyediakan kamar tidur untuk istirahat siang bagi karyawannya.

Arianna bahkan menuangkan idenya itu dalam sebuah buku, The Sleep Revolution, yang bisa diperoleh via online melalui situs Amazon seharga $16 atau sekitar Rp 210 ribu. Dalam buku itu, ia membahas tentang segala hal terkait tidur, termasuk tips mencampakkan obat dan mengantikannya dengan 'obat' yang ada dalam diri mereka sendiri, yaitu tidur.

Dalam satu bagian bukunya, ia menulis beberapa fakta unik tentang tidur. Berikut ini di antaranya:


  • Gangguan tidur memiliki konsekuensi nyata pada anak-anak
    Peneliti oleh Albert Einstein College of Medicine dan University of Michigan tahun 2012 menyebutkan gangguan tidur pada anak berimbas pada perilaku saat mereka dewasa. Para peneliti mengamati lebih dari sebelas ribu anak-anak Inggris dari mulai bayi sampai berusia tujuh tahun.

    Mereka menemukan bahwa mereka yang mendengkur, mengalami gangguan pernapasan saat tidur (sleep apnea), atau bernafas dengan mulur selama tidur hingga usia empat tahun. Sebanyak 20 hingga 60 persen di antaranya lebih mungkin untuk mengembangkan masalah perilaku ketika dewasa. Hiperaktif adalah gejala yang paling umum.


  • Kurang tidur sama dengan efek alkohol bagi remaja
    Kurang tidur sama pengaruhnya dengan alkohol bagi remaja terkait nilai mata pelajaran di sekolah. Penelitian yang dilakukan oleh Idaho State University pada tahun 2015 membandingkan remaja yang memiliki masalah tidur dan remaja yang gemar mabuk-mabukan dengan mereka yang tidur secara normal.

    Sebanyak 47 persen remaja yang kurang tidur lebih mungkin mengalami masalah dengan alkohol. Bahkan lima tahun kemudian, tak hanya nilai akademis yang melorot namun juga umumnya mereka sudah menjadi pecandu alkohol.


  • Tidur secara harfiah membersihkan otak
    Salah satu temuan terbaru adalah bahwa tidur pada dasarnya ibarat membawa kru pembersih yang bekerja semalaman untuk membersihkan limbah beracun yang terakumulasi di antara sel-sel otak pada siang hari.

    Maiken Nedergaard, salah satu direktur di Center for Translational Neuromedicine di University of Rochester, yang telah mempelajari mekanisme yang mendasari fungsi-fungsi ini menyebut tidur bak mesin cuci piring bagi tubuh dan otak. "Sama seperti kita yang tidak ingin makan dengan piring kotor, otak juga perlu tidur untuk melejitkan potensinya," katanya.


  • Pada wanita hamil, tidur berpengaruh pada proses persalinan
    Para peneliti di University of California, San Francisco, menemukan wanita yang tidur kurang dari enam jam pada malam hari pada bulan ke sembilan kehamilannya akan mengalami persalinan lebih lama dan 4,5 kali lebih mungkin untuk menjalani persalinan melalui operasi.


  • Menguap dilakukan sejak dalam kandungan
    Menurut Robert Provine, seorang ahli syaraf  di University of Maryland, Baltimore, manusia mulai menguap sejak dalam kandungan. Menguap tidak selamanya pertanda kita mengantuk, tetapi juga tanda bagi tubuh dan otak kita untuk bangun dan waspada. "Kita menguap ketika kita bosan, tapi kita juga menguap ketika kita mengantisipasi sesuatu yang terjadi," katanya.


  • Kopi miliki efek jangka panjang bagi kebiasaan tidur
    Kebanyakan orang hanya mengetahui bahwa minum kopi setelah makan malam akan menyebabkan susah tidur. Yang sebenarnya,  kekuatan kafein memiliki efek lebih lama bagi tubuh kita lebih dari yang kita pikirkan.

    Sebuah studi yang dilakukan oleh Wayne State University dan Rumah Sakit Henry Ford di Detroit tahun 2013 menyimpulkan bahwa ketika minum kopi bahkan enam jam sebelum tidur, maka waktu tidur akan berkurang selama satu jam. "Risiko penggunaan kafein dan kaitannya dengan gangguan tidur kerap diremehkan oleh banyak orang," kara para peneliti menyimpulkan.


  • Tidur siang membuat orang lebih kreatif
    Sebuah studi dari Georgetown University Medical Center menunjukkan bahwa selama tidur siang sisi kanan otak, sisi yang terkait dengan kreativitas, sangat aktif, sementara sebelah kiri menjadi tenang. Bahkan, violis kenamaan Yo-Yo Ma bilang dia selalu mencoba untuk tidur siang sebelum konsernya. "Ini salah satu cara untuk menekan tombol reset, untuk me-restart kreativitas," katanya.


INDAH P | HUFFINGTON POST

Baca juga:
Atasi Nyeri Haid dengan Yoga
6 Kesalahan Saat Belanja Bulanan
Panna Cotta, Godaan Sepotong 'Puding' Italia






Kemnaker Gelar Workshop Atasi Tantangan Kesehatan Kerja

18 Mei 2022

Kemnaker Gelar Workshop Atasi Tantangan Kesehatan Kerja

Banyak perubahan terjadi pada ketenagakerjaan. Perlu penyiapan untuk perlindungan tenaga kerja.


Tips Mencegah Iritasi Kulit di Belakang Telinga karena Pakai Masker

8 Maret 2022

Tips Mencegah Iritasi Kulit di Belakang Telinga karena Pakai Masker

Potensi peradangan semakin besar apabila seseorang memiliki kulit sensitif dan menggunakan masker dalam waktu yang lama.


Kenali 6 Penyakit Pembuluh Darah yang Paling Umum Terjadi

30 Desember 2021

Kenali 6 Penyakit Pembuluh Darah yang Paling Umum Terjadi

Penyakit pembuluh darah adalah gangguan yang mempengaruhi sistem peredaran darah dari dan ke organ tubuh.


Sikap Skeptis Tinggi, Daewoong Gaet 15 Anak Muda Kreatif Galakkan Info Kesehatan

20 Desember 2021

Sikap Skeptis Tinggi, Daewoong Gaet 15 Anak Muda Kreatif Galakkan Info Kesehatan

Banyak masyarakat bersikap skeptis terkait bahaya pandemi Covid-19. Untuk tangani hal itu, Daewoong ajak anak muda galakkan info kesehatan


Asam Lambung Naik, Ketahui Posisi Tidur yang Tepat dan Lakukan Diet Asam Lambung

18 November 2021

Asam Lambung Naik, Ketahui Posisi Tidur yang Tepat dan Lakukan Diet Asam Lambung

Beberapa hal yang yang harus diperhatikan penderita gangguan asam lambung adalah posisi tidur dan diet.


Mengenal Demam Tifoid, Cegah dengan Vaksinasi 3 Tahun Sekali

13 November 2021

Mengenal Demam Tifoid, Cegah dengan Vaksinasi 3 Tahun Sekali

Indonesia masih endemi demam tifoid atau dikenal dengan sebutan penyakit tipus atau tipes.


Manfaat Berjalan Kaki, Membantu Mengurangi Berat Badan Hingga Mood Lebih Baik

11 November 2021

Manfaat Berjalan Kaki, Membantu Mengurangi Berat Badan Hingga Mood Lebih Baik

Rutin berjalan kaki setiap hari membantu mengurangi risiko penyakit jantung, diabetes, dan menurunkan berat badan.


Sering Pakai Semprotan Hidung untuk Mencegah Covid-19, Begini Cara Kerjanya

30 Oktober 2021

Sering Pakai Semprotan Hidung untuk Mencegah Covid-19, Begini Cara Kerjanya

Salah satu cara mencegah Covid-19 adalah dengan menyemprotkan cairan khusus ke hidung. Apa kandungan dalam cairan itu dan bagaimana cara kerjanya?


5 Cara Terhindar dari Sakit Kepala

24 Oktober 2021

5 Cara Terhindar dari Sakit Kepala

Penyebab sakit kepala yang dominan terjadi selama pandemi Covid-19 adalah kelelahan dan kurang tidur.


Kapan Puncak Massa Tulang dan Waktu yang Tepat Mencegah Osteoporosis

23 Oktober 2021

Kapan Puncak Massa Tulang dan Waktu yang Tepat Mencegah Osteoporosis

Ketahui periode terbaik memumpuk "bekal" menjelang massa tulang puncak, fase kondisi tulang terbaik, dan penurunannya untuk mencegah osteoporosis.