Selasa, 20 November 2018

Tidur dengan Pakaian Berbahan Wol, Lebih Nyenyak 15 Menit

Reporter:
Editor:

Yunia Pratiwi

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi tidur. Shutterstock

    Ilustrasi tidur. Shutterstock

    TEMPO.CO, Jakarta - Selain tempat tidur, bahan pakaian ternyata mempengaruhi kualitas tidur Anda. Tidak semua bahan pakaian cocok untuk mengoptimalkan kualitas tidur, hanya satu jenis bahan pakaian saja.

    Baca juga: Cara Menentukan Pola Tidur Malam yang Tepat

    Berdasarkan sebuah studi dari University of Sydney menyebutkan bahwa orang yang tidur menggunakan pakaian berbahal wol bisa mendapatkan jam ekstra 15 menit. Bahan wol bisa mengatur suhu tubuh normal dan menjamin kondisi badan terasa nyaman selama tidur. Dengan demikian Anda bisa mendapatkan kualitas tidur yang lebih baik.

    Wol seringkali disebut bahan pakaian berserat tinggi yang sangat berguna untuk menjaga keringat pada saat tidur malam hari. The National Sleep Foundation, menyatakan bahan selain wol untuk tidur adalah sutra yang berfungsi sebagai “thermoregulator". Sayangnya sutera lebih mahal ketimbang bahan pakaian lain.

    Berdasarkan survei musim gugur lalu, ada 40 persen orang dewasa di Inggris mengenakan piyama saat tidur. Ada 20 persen yang mengenakan celana dalam, dan sisanya tidak mengenakan apapun saat tidur. Survei tersebut juga dipromosikan oleh perusahaan wol untuk mendongkrak penjualan mereka.

    Mencemaskan sesuatu adalah salah satu dampak negatif yang mengganggu kita untuk tidur. Jadi, jangan biarkan masalah bahan piyama membuat Anda terlalu stres. Lagipula ada sejumlah hal lain yang perlu dicemaskan misalnya ahli kulit yang mencoba meyakinkan Anda bahwa bahan katun bisa menyebabkan bintik-bintik pada kulit.

    National Health Service nampak tidak terlalu memedulikan masalah bahan piyama. Kualitas tidur diukur dari suhu ruangan antara 18 sampai 24 derajat celcius. Jadi, pakailah apapun yang Anda suka untuk membuat Anda nyaman selama tidur.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    21 November, Hari Pohon untuk Menghormati Julius Sterling Morton

    Para aktivis lingkungan dunia memperingati Hari Pohon setiap tanggal 21 November, peringatan yang dilakukan untuk menghormati Julius Sterling Morton.