Cara Menentukan Pola Tidur Malam yang Tepat

Reporter:
Editor:

Yunia Pratiwi

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi wanita sedang tidur. shutterstock.com

    Ilustrasi wanita sedang tidur. shutterstock.com

    TEMPO.CO, Jakarta - Pola dan durasi tidur dapat mempengaruhi kualitas tidur. Hal ini berarti Anda wajib tidur pada waktu yang sama setiap harinya. Berdasarkan hasil penelitian Harvard pola tidur yang tidak teratur berpengaruh pada kinerja dan produktivitas yang buruk.  

     

    "Jika Anda tidur pukul 2 (pagi) dan bangun pukul 9 (pagi), itu tidak masalah. Anda hanya perlu konsisten melakukan hal yang sama," ucap ketua Sleep and Circadian Disorders Division di Brigham dan Women's Hospital, Charles Czeisler, seperti dilansir dari Byrdie. 

    Lantas kapan waktu yang paling tepat untuk tidur? Pakar Shawn Stevenson menyebut pukul 10 malam hingga 6 pagi. Waktu tersebut sesuai dengan ritme sikardian tubuh yang cara kerjanya mirip matahari terbit dan terbenam. Kepala Sleep and Neuroimaging Lab di University of California, Matt Walker juga berpendapat bahwa jendela waktu tidur adalah pada pukul 8 malam hingga 12 siang.

    Baca juga:
    Posisi Tidur yang Pas Supaya Asam Lambung Tak Naik
    Gejala Sindrom Sleeping Beauty, Antipati Sampai Hiperseks
    Resolusi 2018: Jaga Tubuh, Banyak Minum Air Putih, Tidur Teratur

    Pukul 6 pagi waktu yang ideal untuk bangun tidur (Depositphotos)

    Sementara terkait dengan waktu tidur terbaik bagi setiap orang, dipengaruhi oleh faktor genetik. Pasalnya, sebagian orang baru jatuh tertidur ketika larut malam. Sedangkan lainnya, lebih suka tidur lebih cepat.

    Untuk menciptakan pola tidur, mulailah dengan menentukan jam Anda ingin bangun di pagi hari. Lalu kurangi 7-8 jam dan tambahkan waktu sekitar 15 menit untuk waktu proses tubuh agar terlelap. Lakukan selama 10 hari, Anda akan terbiasa bangun dengan sendirinya di pagi hari.

    TABLOIDBINTANG 


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Resep Mudah Membuat Disinfektan Saat Wabah Virus Corona

    Ketika wabah virus corona merebak, cairan disinfektan kian diminati masyarakat. Bila kehabisan, ada cara alternatif membuat cairan anti kuman itu.