Diet dan Makanan Tertentu yang Dapat Membantu Gejala Menopause

Reporter

Editor

Yunia Pratiwi

Ilustrasi makanan diet. shutterstock.com

TEMPO.CO, Jakarta - Wanita yang mengalami menopause umumnya dapat mengalami seperti gejala tidak nyaman seperti hot flashes. Untungnya, ada cara alami untuk mengelola gejala menopause yang umum. Spesialis kebidanan dan kandungan Suzanne Gilberg-Lenz, mengatakan beberapa suplemen dan adaptogen alami tertentu dapat membantu. Selain itu, sebuah penelitian yang diterbitkan dalam Journal of the North American Menopause Society telah menghubungkan penyesuaian pola makan dengan pengurangan gejala menopause.

Menurut penelitian, yang diterbitkan awal bulan ini, diet vegan rendah lemak, khususnya yang mencakup cangkir kedelai yang dimasak setiap hari, membantu wanita pascamenopause mengurangi jumlah hot flashes yang mereka laporkan sebesar 79 persen. Tak hanya itu, angka-angka tersebut menunjukkan bahwa frekuensi hot flashes sedang hingga parah menurun sebesar 84 persen, sehingga hot flashes yang dialami para wanita cenderung tidak brutal. Meskipun itu adalah penelitian yang lebih kecil (hanya ada 38 peserta), hasilnya menunjukkan korelasi yang kuat di antara kelompok terpilih itu.

"Sekitar 80 persen wanita pascamenopause mengalami hot flashes di Amerika Utara," jelas Neal Barnard, penulis utama studi tersebut, seperti dilansir dari laman Mind Body Green. "Tetapi para peneliti memperhatikan bahwa di Jepang, hot flashes jarang terjadi ketika pola makannya lebih banyak berbasis nasi, tetapi hal itu menjadi sangat umum ketika daging dan produk susu menjadi populer, menunjukkan peran diet."

Kelompok yang terdiri dari 38 wanita, dengan usia rata-rata 54 tahun, dibagi menjadi dua kelompok: Satu mengikuti pola makan vegan tertentu, dan setengah lainnya mengikuti protokol kontrol. Para wanita melacak gejala mereka menggunakan aplikasi dan pelaporan digital. Mereka yang mengikuti pola makan vegan juga makan kedelai utuh non-transgenik, yang menurut Barnard dimasak dalam Instant Pot, tetapi peserta dapat memilih cara memasukkannya.

Pola makan vegan yang diikuti para peserta tampak seperti banyak pola makan nabati, termasuk buah-buahan, sayuran, biji-bijian, dan kacang-kacangan — dan tentu saja,  kedelai yang dibutuhkan per hari. Perbedaan utama antara diet ini dan diet vegan klasik adalah bahwa makanan yang lebih berlemak, seperti minyak, kacang-kacangan, dan alpukat, dibatasi. Ada beberapa penyesuaian lain juga: Semua peserta, apakah mengikuti diet atau tidak, diminta untuk membatasi asupan alkohol menjadi satu gelas per hari.

Neal Barnard menjelaskan mengapa kedelai termasuk dalam pola makan tersebut. "Kedelai mengandung isoflavon," jelas Barnard, "yang tampaknya efektif melawan hot flashes [menurut penelitian sebelumnya]. Dan salah satu dari isoflavon ini disebut daidzein. Ini diubah oleh bakteri usus yang mungkin sangat penting efektif melawan hot flashes. Tetapi jika Anda tidak menjalani diet sehat, Anda mungkin tidak dapat mengubah daidzein menjadi equol." Untuk alasan itu, tim yang merancang penelitian ini memilih untuk melakukan kombinasi diet sehat dengan memasukkan kedelai utuh sebagai intervensi untuk hot flashes.

Dalam sebuah video yang dibagikan oleh para peneliti, para peserta dengan cepat menyebutkan betapa mudahnya intervensi ini — dan meskipun itu adalah penelitian kecil, ia memiliki beberapa hasil yang cukup mengesankan untuk perubahan gaya hidup yang begitu mudah. Sementara perubahan pola makan tidak boleh dianggap enteng—dan selalu membantu untuk mencari bimbingan dari ahli gizi—penelitian ini menyajikan beberapa bukti bahwa diet dapat menjadi alat yang ampuh dalam membantu mengelola gejala pascamenopause.

Baca juga: Pentingnya Menjaga Kualitas Tidur Saat Menopause






4 Efek Samping Suplemen Diet bagi Kesehatan

9 jam lalu

4 Efek Samping Suplemen Diet bagi Kesehatan

Suplemen diet memiliki efek samping bagi kesehatan, salah satunya adalah dapat menimbulkan kerusakan organ


Benarkan Suplemen Diet Dapat Menurunkan Berat Badan?

12 jam lalu

Benarkan Suplemen Diet Dapat Menurunkan Berat Badan?

Suplemen diet banyak dipilih karena bisa menurunkan berat badan dalam waktu yang cepat. Benarkah demikian?


Beda dan Manfaat Susu Kedelai dan Susu Sapi

21 jam lalu

Beda dan Manfaat Susu Kedelai dan Susu Sapi

Tak semua orang mau minum susu sapi dengan berbagai alasan. Susu kedelai bisa menjadi pilihan. Apa kelebihan dan kekurangannya.


Faktor Penyebab Obesitas Bukan Cuma Salah Pola Makan

1 hari lalu

Faktor Penyebab Obesitas Bukan Cuma Salah Pola Makan

Obesitas tentu berpengaruh bagi kesehatan tubuh. Ternyata, penyebab kelebihan berat badan tak hanya soal salah pola makan.


Bugar di Usia 57, Sarah Jessica Parker Terapkan Pola Makan Ini

1 hari lalu

Bugar di Usia 57, Sarah Jessica Parker Terapkan Pola Makan Ini

Sarah Jessica Parker berusia akhir 50-an dan tampak sama menakjubkannya di film barunya Hocus Pocus 2 seperti di Hocus Pocus.


Ingin Makan Karbohidrat Tanpa Menambah Berat Badan? Ikuti Aturan Ini

2 hari lalu

Ingin Makan Karbohidrat Tanpa Menambah Berat Badan? Ikuti Aturan Ini

Karbohidrat memiliki reputasi buruk karena bisa menggagalkan penurunan berat badan, tapi ahli mengungkap trik agar itu tidak terjadi.


Diet Purin, Apa Saja Makanan yang perlu Dibatasi?

3 hari lalu

Diet Purin, Apa Saja Makanan yang perlu Dibatasi?

Diet rendah purin biasanya berfokus konsumsi buah-buahan, sayuran, dan biji-bijian


Harga Kedelai Tinggi, Perajin Tahu Tempe Kurangi Produksi 30 Persen

4 hari lalu

Harga Kedelai Tinggi, Perajin Tahu Tempe Kurangi Produksi 30 Persen

Naiknya harga kedelai impor membuat produsen tahu tempe mengurangi produksi hingga 30 persen.


Fluktuasi Harga Kedelai, Badan Pangan: Saat Ini Sangat Tergantung Impor

5 hari lalu

Fluktuasi Harga Kedelai, Badan Pangan: Saat Ini Sangat Tergantung Impor

Badan Pangan Nasional (Bapanas) angkat suara perihal meroketnya harga kedelai di tingkat perajin tahu tempe yang mencapai Rp13.000 per kilogram (kg).


Berat Badan Turun 45 Kilogram, Jessica Simpson Fokus pada Pola Makan

5 hari lalu

Berat Badan Turun 45 Kilogram, Jessica Simpson Fokus pada Pola Makan

Jessica Simpson menyadari bahwa ada banyak faktor lain yang mempengaruhi penurunan berat badan, tapi dia fokus pada diet.