Pandemi Corona Bikin Terlalu Lama di Rumah, Awas Cabin Fever Kenali Gejalanya

Reporter:
Editor:

Yunia Pratiwi

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi Wanit. Unsplash/Mimi Thian

    Ilustrasi Wanit. Unsplash/Mimi Thian

    TEMPO.CO, Jakarta - Masa pandemi corona membuat kita untuk lebih waspada dengan cabin fever. Istilah ini berarti emosi atau perasaan sedih yang muncul akibat terlalu lama terisolasi di dalam rumah ataupun tempat tertentu. Selain itu, merasa terputus dari dunia luar juga bisa menyebabkan munculnya cabin fever.

    Para ahli percaya bahwa masyarakat harus lebih waspada terhadap cabin fever. Sebab, tanpa penanganan yang tepat, gejala cabin fever akan sulit dikontrol. Gejala cabin fever tidak hanya sekadar merasa bosan saja. Ada beberapa gejalan lainnnya yang lebih serius dari itu. Misalnya kegelisahan, turunnya motivasi, mudah tersinggung, mudah putus asa, sulit berkonsentrasi, pola tidur tidak teratur, sulit bangun dari tidur, lemah lesu, sulit percaya pada orang di sekitar, tidak sabaran dan merasa sedih dan depresi untuk waktu yang lama.

    Beberapa orang yang bisa menemukan “distraksi” tepat di dalam rumah, mungkin dapat menghindari berbagai gejala cabin fever tersebut. Namun sebagian dari Anda mungkin akan merasa kesulitan menjalani hidup di dalam rumah, selama gejala cabin fever masih menghantui. Sebenarnya, bepergian ke luar rumah adalah cara ampuh untuk mencegah cabin fever. Tapi, mengingat masa darurat virus corona belum usai, bepergian ke luar rumah bukanlah opsi yang bijak.

    Berikut ini beberapa tips mencegah cabin fever di bawah ini bisa Anda coba

    1. Membawa “dunia luar” ke dalam rumah
    Kalaupun Anda tidak bisa bepergian ke luar rumah, terdapat beberapa cara untuk membawa “dunia luar” ke dalam rumah, seperti membuka jendela untuk menghirup udara luar, memberi makan hewan di luar rumah, seperti burung, kucing, atau anjing liar yang suka “mampir” ke halaman rumah, menanam bunga yang bisa membawa wangi “dunia luar” ke dalam rumah atau bercocok tanam di dalam rumah. 

    2. Buatlah rutinitas
    Jangan jadikan work from home atau bekerja dari rumah sebagai alasan untuk Anda bermalas-malasan. Buatlah rutinitas yang bisa menjaga jadwal sehari-hari Anda. Misalnya, tetaplah bangun atau mandi di pagi hari, supaya tubuh dan pikiran tetap terjaga. Kemudian, bekerjalah di depan laptop, layaknya Anda sedang berada di kantor. Tapi ingat, ingatlah jam istirahat. Jangan malah bekerja dari rumah membuat Anda lupa dengan jam istirahat.

    3. Menjaga komunikasi
    Badan kesehatan dunia, World Health Organization atau WHO menegaskan pentingnya komunikasi di tengah masa pandemi corona. Dengan adanya internet dan teknologi, Anda tetap bisa bertatap muka dan ngobrol selama yang Anda inginkan, dengan kekasih, sahabat, ataupun keluarga di luar kota.

    Jangan remehkan kekuatan komunikasi di tengah masa darurat virus corona ini. Sebab, tetap menjaga silaturahmi di tengah kecemasan ini, bisa membuat Anda merasa tidak sendirian. Berbicara dengan teman juga dianggap sebagai cara ampuh untuk mencari solusi dari segala masalah yang Anda hadapi.

    4. Ekspresikan sisi kreatif
    Ekspresikan segala sisi kreatif yang Anda punya, entah itu membuat lagu, melukis, ataupun hanya memasak resep terbaru yang selama ini Anda idam-idamkan. Menjaga otak tetap “sibuk”, bisa melawan rasa bosan dan kegelisahan akibat cabin fever yang mungkin Anda rasakan selama berdiam diri di rumah.

    5. Berkeringatlah
    Berolahraga adalah salah satu cara paling ampuh dalam mencegah cabin fever. Tidak heran, berolahraga memang bisa membantu tubuh melepas hormon endorfin yang bisa meningkatkan suasana hati. Ada banyak jenis olahraga yang bisa dilakukan di rumah selama masa pandemi corona, seperti push upplank, hingga squat jump.

    SEHATQ


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Rekaman 8 Menit 46 Detik Drama Kematian George Floyd

    Protes kematian George Floyd berkecamuk dari Minneapolis ke berbagai kota besar lainnya di AS. Garda Nasional dikerahkan. Trump ditandai oleh Twitter.