7 Cara Ubah Gaya Hdup dan Pola Makan demi Kesehatan Liver

Reporter:
Editor:

Yunia Pratiwi

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi menu ikan Salmon. REUTERS/Nancy Harmon Jenkins

    Ilustrasi menu ikan Salmon. REUTERS/Nancy Harmon Jenkins

    TEMPO.CO, Jakarta - Ketika seseorang menderita masalah pada liver atau hati, jenisnya bisa bermacam-macam. Ada yang berupa penumpukan lemak, peradangan, hingga yang paling parah rusaknya organ hati atau sirosis. 

    Dengan mengubah gaya hidup dan pola makan bisa menjadi obat liver alami yanng  bisa dilakukan setiap penderitanya. Kuncinya tetap satu: konsisten. Terlepas dari jenis penyakit pada liver yang dialami seseorang, mengubah gaya hidup lebih sehat dapat membuat penyakit ini tidak berkembang dengan cepat.

    Beberapa obat liver alami yang bisa dilakukan lewat perubahan gaya hidup 

    1. Bersihkan tubuh dari racun
    Paparan racun yang ada dari produk kimia industrial, pengobatan, atau makanan dapat menurunkan fungsi liver, bahkan memicu penumpukan lemak di liver. Dengan melakukan detoksifikasi dapat membantu membersihkan tubuh dari racun.

    2. Konsumsi antioksidan
    Antioksidan utamanya yang bersumber dari vitamin E dan vitamin C juga bisa meningkatkan kesehatan hati. Pada studi tahun 2005, para peneliti menemukan bahwa konsumsi suplemen vitamin E dan vitamin C bisa membuat kondisi orang dengan penumpukan lemak di liver membaik.

    3. Jaga berat badan ideal
    Jaga berat badan tetap ideal juga merupakan obat liver alami. Ketika sedang menjalani rangkaian pengobatan medis pun, dokter akan merekomendasikan penderita penyakit liver untuk menjaga berat badan. Selain menjaga asupan makanan, olahraga teratur juga bisa jadi pilihan sehat.

    4. Konsumsi kopi
    Kabar baik bagi pecinta kopi adalah bisa menjaga liver dari penyakit. Dalam penelitian pada tahun 2013, ditemukan bahwa konsumsi kopi tanpa gula dalam jumlah wajar setiap hari bisa mereduksi risiko penyakit liver kronis. Hal ini terjadi karena kopi dapat berpengaruh terhadap enzim pada liver. Ketika seseorang mengonsumsi kopi secara berkala – tentu dengan porsi wajar – dapat mengurangi penumpukan lemak di liver.

    5. Konsumsi ikan berlemak
    Konsumsi ikan berlemak dan juga minyak ikan dapat mengurangi risiko terjadinya penyakit hati lemak non-alkoholik. Kandungan asam lemak omega-3 yang sangat tinggi dalam ikan bisa menjadi obat liver alami karena mengurangi peradangan.  Rekomendasinya adalah mengonsumsi ikan 2-3 kali setiap minggunya. Jika tidak memungkinkan, konsumsi suplemen dengan dosis tepat juga diperbolehkan.

    6. Hindari makanan dengan pemanis tambahan
    Mungkin memang lezat di lidah, namun tidak bagi kesehatan liver Anda. Makanan dengan pemanis buatan berkontribusi terhadap penumpukan lemak di hati.  Pemicunya adalah produk makanan manis yang ada di sekitar seperti es krim, soft drink, yogurt dengan tambahan pemanis, atau pastry seperti cookies dan cake.

    Itu sebabnya, penting untuk membaca label nutrisi sehingga bisa diketahui berapa gram gula yang digunakan untuk membuat produk tersebut. Semakin sedikit kandungan gulanya, tentu semakin baik.

    7. Konsumsi suplemen
    Obat liver alami juga bisa berasal dari suplemen atau rempah-rempah. Beberapa kandungan alami yang berdampak positif terhadap kesehatan liver di antaranya kunyit, milk thistle, teh hijau, dan resveratrol. 

    Penggunaan obat liver alami ini bisa saja bertentangan dengan obat medis yang tengah dikonsumsi. Jadi, pastikan Anda telah berkonsultasi dengan dokter sebelum mengonsumsinya. Tetap perhatikan kemungkinan munculnya efek samping. Apalagi, penelitian tentang mekanisme dan dampaknya belum komprehensif, bahkan bisa jadi kontroversial.

    SEHATQ


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    ODP dan Isolasi Mandiri untuk Pemudik saat Wabah Virus Corona

    Tak ada larangan resmi untuk mudik saat wabah virus corona, namun pemudik akan berstatus Orang Dalam Pemantauan dan wajib melakukan isolasi mandiri.