Meghan Markle Pakai Kalung Liontin Emas dari Seniman Kanada

Reporter:
Editor:

Yunia Pratiwi

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Meghan Markle saat mengunjungi Justice For Girls, di Kanada. Instagram/@douglasreynoldsgallery

    Meghan Markle saat mengunjungi Justice For Girls, di Kanada. Instagram/@douglasreynoldsgallery

    TEMPO.CO, JakartaMeghan Markle menunjukkan dukungannya untuk pengrajin lokal Kanada saat mengunjungi organisasi lokal awal pekan ini. Hal itu terlihat dalam foto Duchess of Sussex yang mengenakan kalung emas 18 karat dengan liontin berbentuk ekor ikan paus saat mengunjungi organisasi Justice For Girls.

    Kalung itu adalah hadiah dari seniman asli Kanada Hollie Bartlett, anggota masyarakat Haisla yang komunitasnya sebagian besar berbasis di Desa Kitamaat di pantai British Columbia. Potongan kalung dan liontin dipilih sendiri oleh Bartlett, dari koleksi istimewanya yang dipajang di Douglas Reynolds Gallery, yang desain perhiasannya terinspirasi oleh seni asli pantai barat laut kontemporer. 

    Meghan Markle memadupadankan kalung itu dengan sweter rajutan krem (yang mirip seperti yang dikenakannya dalam episode Suits!), celana jins skinny berwarna gelap, dan sepatu bot selutut berwarna cokelat saat ia berpose bersama anggota Justice For Girls.

    Liontin yang dipakai Meghan Markle saat mengunjungi Justice For Girls, di Kanada. Instagram/@douglasreynoldsgallery

    Peserta dalam organisasi sangat memuji kunjungan istri Pangeran Harry itu dan memuji komitmennya untuk menyoroti ketidakadilan bagi perempuan muda, tidak hanya di Kanada, tetapi juga di seluruh dunia.

    "Kami sangat tersentuh oleh bangsawan yang mengunjungi kami meskipun kondisi cuaca buruk di Vancouver dan kedatangannya yang sangat baru," kata co-direktur Justice For Girls, Zoe Craig-Sparrow seperti dilansir dari laman Harper's Bazaar. "Kami dikejutkan oleh seberapa terlibat dan memberi tahu dia tentang masalah yang kami diskusikan, dan seberapa cepat dan anggun dia membuat kami merasa nyaman."

    "Meghan Markle akan membawa komitmen dan kecerdasannya pada masalah yang dia pedulikan," lanjut Craig-Sparrow. "Terutama hak-hak perempuan dan anak perempuan, dan akan menggunakan posisinya untuk membantu."


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Virus Korona Wuhan Menjangkiti Kapal Pesiar Diamond Princess

    Jumlah orang yang terinfeksi virus korona Wuhan sampai Minggu, 16 Februari 2020 mencapai 71.226 orang. Termasuk di kapal pesiar Diamond Princess.