Lidah Berwarna Putih Waspadai 6 Kondisi Kesehatan Ini

Reporter:
Editor:

Yunia Pratiwi

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi wanita menunjukkan lidah. Unsplah.com/Hayes Potter

    Ilustrasi wanita menunjukkan lidah. Unsplah.com/Hayes Potter

    TEMPO.CO, Jakarta - Lidah yang sehat terlihat berwarna pink, sedangkan jika lidah berwarna putih dapat mengindikasikan masalah kesehatan tertentu. Biasanya kondisi lidah putih karena tertutup sesuatu yang berwarna putih pada beberapa bagian atau seluruhnya tidak membahayakan. Tetapi dalam kasus yang langka, lidah putih dapat menjadi pertanda adanya penyakit serius yang Anda alami, seperti infeksi atau gejala dini kanker.

    Lidah putih paling sering terjadi ketika Anda tidak menjaga kesehatan mulut dengan baik. Akibatnya, banyak kuman, sisa makanan, serta sel kulit mati yang menumpuk dan menutupi bintik-bintik kecil pada lidah (papillae) sehingga terlihat sebagai sesuatu berwarna putih yang berada di permukaan lidah. 

    Beberapa kebiasaan buruk yang biasanya menyebabkan lidah berwarna putih, seperti tidak menggosok gigi dengan benar, tidak membersihkan lidah, mulut kering yang disebabkan oleh seringnya Anda bernapas lewat mulut atau tidur dalam kondisi mulut terbuka, dehidrasi, iritasi yang disebabkan oleh gesekan benda tajam di dalam mulut, misalnya gigi, kawat gigi, atau gigi palsu, konsumsi alkohol yang terlalu sering, serta kebiasan merokok atau penggunaan tembakau.

    Anda dapat menyembuhkannya sendiri dengan membersihkan lidah menggunakan sikat gigi atau alat khusus pembersih lidah. Pastikan juga Anda minum banyak air putih. Namun kadang kala bercak putih pada lidah juga mengindikasikan penyakit yang lebih serius.

    Kondisi kesehatan yang menyebabkan lidah berwarna putih

    1. Oral thrush
    Oral thrush adalah penyakit yang disebabkan oleh infeksi ragi Candida. Masalah kesehatan yang menyebabkan lidah berwarna putih ini biasanya dialami oleh penderita diabetes, orang yang memiliki sistem imun rendah, orang yang terkena HIV/AIDS orang yang kekurangan zat besi atau vitamin D, atau orang yang menggunakan gigi palsu. 

    2. Leukoplakia
    Seperti namanya, leukoplakia adalah kondisi ketika muncul bercak putih pada lidah, serta di bagian lain dalam mulut seperti pipi dan gusi. Leukoplakia muncul ketika Anda terlalu banyak mengonsumsi alkohol dan terlalu sering merokok. Leukoplakia biasanya tidak berbahaya, tapi bukan tidak mungkin dapat berkembang menjadi kanker. 

    3. Oral lichen planus
    Oral lichen planus terjadi ketika sistem imun Anda kondisinya buruk. Selain di lidah, bercak putih pada lichen palnus juga dapat ditemui di pipi dan gusi. Dalam kasus yang lebih serius, penyakit ini dapat mengakibatkan mulut serasa terbakar, gusi merah dan nyeri, dan terasa sakit terutama ketika Anda makan atau minum.

    4. Lidah geografis
    Jika bercak putih pada lidah Anda seperti mengelilingi area berwarna merah, kondisi itu dinamakan lidah geografis. Jika tidak sembuh dalam beberapa minggu atau bulan, penampakan lidah geografis bisa berubah.

    5. Sifilis
    Sifilis merupakan salah satu jenis penyakit seksual menular yang biasanya terjadi ketika Anda melakukan hubungan seks melalui mulut (oral). Lidah berwarna putih yang menandakan penyakit ini biasanya muncul 10 hari hingga 3 bulan setelah Anda terinfeksi bakteri. Selain lidah putih, penderita sifilis juga mengalami sakit kepala, nyeri sendi, demam, dan pembengkakan pada kelenjar getah bening.

    6. Kanker mulut
    Dalam kasus yang lebih jarang, lidah putih juga menandakan awal gejala kanker mulut. Selain lidah berwarna putih, kanker lidah juga ditandai dengan rasa nyeri pada lidah, luka pada lidah (misalnya sariawan) yang tidak kunjung sembuh, hingga radang tenggorokan atau nyeri ketika menelan.

    SEHATQ


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Korban Konflik Lahan Era SBY dan 4 Tahun Jokowi Versi KPA

    Konsorsium Pembaruan Agraria menyebutkan kasus konflik agraria dalam empat tahun era Jokowi jauh lebih banyak ketimbang sepuluh tahun era SBY.