Supaya Cepat Hamil Usai Kuret, Hindari 5 Makanan Ini

Reporter:
Editor:

Yunia Pratiwi

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi keguguran. Shutterstock

    Ilustrasi keguguran. Shutterstock

    TEMPO.CO, Jakarta - Ada beragam pantangan yang harus dipatuhi agar segera pulih usai keguguran dan menjalani proses kuret. Terutama pada makanan yang memiliki peran penting dalam pemulihan pasca kuret.

    Baca juga: Tips Pemulihan Kondisi Fisik dan Mental Paska Keguguran

    Hal yang perlu diperhatikan adalah ada makanan yang bisa membantu proses pemulihan sehingga dapat cepat hamil kembali, dan ada pula makanan yang mampu memperlambat pemulihan sehingga menjadi pantangan yang perlu dihindari. Berikut ini makanan yang harus dihindari dalam proses pemulihan pasca kuret agar bisa cepat hamil kembali.

    1. Junk food
    Burger, pizza, kentang goreng ataupun junk food lainnya mungkin terlihat sangat lezat. Akan tetapi, Anda harus menghindari makanan tersebut apabila Anda baru menjalani kuret. Junk food mengandung lemak trans yang dapat menyebabkan peradangan pada tubuh sehingga tidak baik untuk proses pemulihan usai kuretase.

    2. Makanan manis
    Makanan yang manis, seperti permen, gulali, atau minuman berperisa dapat menyebabkan kadar gula darah melonjak dengan cepat. Tingginya kadar gula darah akan memperlambat proses penyembuhan. Kemungkinan Anda untuk hamil kembali pun bisa tertunda jika proses penyembuhan terganggu. 

    3. Makanan dengan karbohidrat tinggi dan rendah serat
    Makanan olahan, seperti mie, pasta, dan nasi instan memiliki karbohidrat yang tinggi dan rendah serat. Bila dikonsumsi secara berlebihan, makanan-makanan ini dapat berbahaya bagi tubuh karena bisa meningkatkan kadar gula darah dengan cepat sehingga memperlambat proses pemulihan.

    4. Daging dan produk olahan susu berlemak
    Sebagian besar lemak dalam daging dan produk olahan susu bisa meningkatkan peradangan. Peradangan tak hanya membuat seseorang nyeri dan tidak nyaman, tapi juga memperlambat pemulihan pasca kuret. Oleh sebab itu, hindari konsumsi daging dan susu berlemak, mentega, serta produk olahan susu lainnya.

    5. Produk kedelai
    Kedelai umumnya baik untuk kesehatan, namun juga mengandung fitat yang tinggi sehingga bisa mencegah tubuh menyerap zat besi. Padahal setelah kuret, tubuh sangat membutuhkan zat besi untuk membantu proses pemulihan. Selain itu, produk kedelai, seperti tahu dan tempe, dapat menjadi tempat berkembang biak yang baik bagi bakteri sehingga memungkinkan seseorang terkena infeksi. Oleh sebab itu, hindari konsumsi produk kedelai pasca kuret.

    Selanjutnya makanan yang wajib dikonsumi setelah kuret


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    BPOM, Panduan Penerapan New Normal di Warung Makan

    BPOM memberi petunjuk mengenai penerapan new normal di berbagai tempat. Ada enam rekomendasi ikhwal tatanan baru ketika mengunjungi warung makan.