Riset: Merasa Tua Bisa Menurunkan Kualitas Berhubungan Seks

Reporter:
Editor:

Yayuk Widiyarti

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi seks. queen.gr

    Ilustrasi seks. queen.gr

    TEMPO.CO, Jakarta - Merasa tua? Anda mungkin kurang puas dengan kehidupan seks Anda, kata periset. Sebuah studi menunjukkan bahwa semakin dekat seseorang dengan usia kronologisnya, semakin rendah kualitas kehidupan seks mereka.

    "Merasa lebih muda memiliki dampak besar pada bagaimana perasaan orang tentang kualitas kehidupan seks mereka dan betapa tertariknya mereka berhubungan seks," kata Steven Mock, Profesor pendamping di Universitas Waterloo di Ontario, Kanada.

    Baca juga:
    Miliki Jantung Sehat dengan Rutin Berhubungan Seks
    Hubungan Seksual Tak Lagi Menyenangkan, Mungkin Ini Penyebabnya
    Tips Hubungan Seks untuk Suami Istri agar Tidak Membosankan
    Tak Cuma Usir Stres, Berhubungan Seks Juga Cegah Penyakit Jantung

    Untuk penelitian yang dipublikasikan dalam Journal of Sex Research, tim periset mengamati sikap 1.170 orang dewasa terhadap seks dan penuaan. Para peserta berusia pertengahan 40-an sampai pertengahan 70-an selama periode 10 tahun.

    Analisis regresi digunakan untuk menyelidiki pengaruh usia dan sikap tentang penuaan pada tiga ukuran seksualitas, yakni frekuensi seks, persepsi kualitas aktivitas seksual, dan minat terhadap aktivitas seksual.

    Hasilnya, semakin peserta merasa tua, ternyata semakin sedikit hal positif terhadap penuaan dan semakin sedikit pula aktivitas seksual mereka. Usia peserta dan kepercayaan tentang penuaan justru tidak berdampak pada frekuensi seks.

    "Merasa lebih muda tidak berdampak pada frekuensi aktivitas seksual, cukup jelas bahwa perasaan lebih tua mempengaruhi kualitas kegiatan seksual yang Anda alami," kata Amy Estill dari Universitas Waterloo.


     

     

     

    Lihat Juga