Hubungan Seksual Tak Lagi Menyenangkan, Mungkin Ini Penyebabnya

Reporter:
Editor:

Yayuk Widiyarti

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi pasangan gagal bercinta. shutterstock.com

    Ilustrasi pasangan gagal bercinta. shutterstock.com

    TEMPO.CO, Jakarta - Dalam berumah tangga, ada pasang surut. Para istri dituntut cermat membaca situasi kapan cinta suami bergelora dan kapan mulai jenuh. Hal tersebut terungkap dalam gelar wicara “Istri Resik, Pernikahan Harmonis" di Jakarta, pekan ini. Psikolog Ajeng Raviando, M.Psi menyebut indikasi suami jenuh tampak dari frekuensi berhubungan intim.

    "Dari yang tadinya rutin mengajak, sekarang enggak menagih lagi. Dulu sebal dan mengambek saat enggak dikasih jatah, sekarang santai, diam saja, bahkan cuek. Biasanya seminggu tiga kali sekarang sebulan sekali saja sudah syukur, Anda harus waspada," urai Ajeng.

    Jika ini terjadi, maka ada sesuatu dalam hubungan seksual dengan suami. Jika suami diam saja, Anda harus mengambil inisiatif.

    Baca juga:
    Jangan Takut Bahas Hubungan Seksual dengan Pasangan agar Harmonis
    10 Kiat Menjaga Kesehatan Seksual Suami-Istri
    Berhubungan Seks dan Berhubungan Intim, Apa Bedanya?

    Suami malas membahas soal seks bisa jadi karena tak mau menyinggung perasaan pasangan. Istri enggan bertanya karena merasa tema teks masih tabu dibicarakan. Bisa jadi suami atau istri menginginkan seks gaya baru namun takut dicurigai.

    "Bisa jadi istri takut dicurigai tahu gaya berhubungan seks semacam itu dari mana. Di sisi lain, suami yang takut menyinggung perasaan istri bisa berkomunikasi dengan cara lain. Misalnya, 'Eh aku senang banget saat kemarin berhubungan kamu begini. Kamu lebih beda dan lebih wangi. Hal itu apresiasi buat istri. Itu menyemangati istri. Akhirnya, berhubungan intim menjadi momen yang sangat dinanti," tambah Ajeng.

    Ia mengimbau suami dan istri membuka pintu komunikasi. "Kalau enggak ada yang mau ngomong, bukan tidak mungkin rumah tangga menjadi hambar. Ada pasangan yang sudah 15 tahun berumah tangga hubungannya begitu-begitu saja akhirnya pisah," ujarnya seraya menambahkan, "Istri patut menjaga kebersihan diri untuk membahagiakan diri sendiri dan pasangan. Salah satunya merawat organ intim."

    Senior PR Manager PT Kino Indonesia, Tbk., Yuna Eka Kristina, mengungkapkan berdasar studi, 75 persen perempuan berpotensi mengalami keputihan karena organ intim letaknya tersembunyi. Ini membuat perempuan kerap kurang percaya diri dalam melayani suami.

    "Karenanya, Anda perlu merawat diri salah satunya dengan godokan sirih. Secara empiris, daun sirih terbukti sebagai antiseptik alami yang efektif mencegah keputihan. Daun sirih bersifat minimum inhibitory concentrate, tidak bersifat membunuh bakteri, melainkan menekan pertumbuhan flora atau bakteri patogen,” tutur Yuna.

    AURA


     

     

    Lihat Juga