Tak Cuma Usir Stres, Berhubungan Seks Juga Cegah Penyakit Jantung

Reporter:
Editor:

Yayuk Widiyarti

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi pasangan bercinta. Shutterstock

    Ilustrasi pasangan bercinta. Shutterstock

    TEMPO.CO, Jakarta - Kita tentu sudah tahu bahwa berhubungan intim dapat mempererat hubungan dengan pasangan. Selain itu, bercinta memiliki banyak manfaat kesehatan yang mungkin belum kita ketahui.

    Berikut penjelasan Dr. Manny Alvarez, pengasuh rubrik kesehatan di Foxnews, mengenai manfaat kesehatan berhubungan seks.

    1. Mencegah penyakit jantung
    Penyakit jantung adalah salah satu penyebab kematian tertinggi di dunia. Salah satu cara untuk menurunkan risiko terserang penyakit ini adalah dengan rutin berhubungan seks. Dalam sebuah penelitian yang dimuat di New England Research Institute menyebutkan data selama 16 tahun pada pria berusia 40-70 tahun. Hasilnya, mereka yang berhubungan badan dua kali seminggu risiko terserang penyakit jantung turun hingga 50 persen.

    Lalu, apa hubungannya seks dan penyakit jantung? Berhubungan intim membuat badan banyak bergerak dan mampu membakar 70-100 kalori setiap setengah jam. Jumlah tersebut sama dengan kalori yang terbakar saat naik tangga atau berjalan cepat. berhubungan seks juga mampu mengurangi stres, kegelisahan, dan frustasi, bahkan di tengah jadwal aktivitas yang membuat stres sekalipun.

    2. Memperbaiki sistem kekebalan tubuh
    Alasan lain untuk rutin berhubungan intim adalah untuk meningkatkan sistem kekebalan tubuh. Dalam sebuah penelitian terhadap 100 orang, para peneliti mendapatkan fakta bahwa mereka yang berhubungan seks 1-2 kali seminggu, kadar IgA mereka naik hingga 30 persen. IgA adalah zat pelindung penting tubuh untuk melawan gangguan dari luar sehingga membuat orang jarang sakit.

    3. Meredakan rasa sakit
    Berhubungan seks juga bisa digunakan sebagai pereda rasa sakit. Tim dari Universitas Munster meneliti 1.000 penderita sakit kepala. Hasilnya diketahui bahwa banyak penderita migrain yang menggunakan seks sebagai pengurang rasa sakit.

    Bukan hanya migrain yang bisa diredakan dengan berhubungan intim. Para wanita yang sering kram saat menstruasi mengaku rasa sakitnya berkurang saat mengalami orgasme. Penyebabnya adalah ketika orgasme, terjadi kontraksi uterus saat melepaskan hormon endorfin yang mampu meredakan rasa sakit.

    Baca juga:
    5 Rahasia Agar Tak Diperbudak Seks
    Pentingnya Foreplay saat Berhubungan Seks. Jangan Langsung Hajar
    Perempuan Lebih Sering Menolak Seks? Ini Penelitiannya

    4. Tidur lebih nyenyak
    Kita mungkin sering mengalami langsung tertidur setelah berhubungan badan dan sebenarnya fenomena ini ada penyebabnya. Para peneliti yang mempelajari hewan mendapati bahwa hormon prolaktin bisa menyebabkan kantuk. Produksi hormon ini pulalah yang naik selama berhubungan seks.

    Para pakar juga mengambil kesimpulan bahwa meningkatnya produksi hormon oksitosin ketika berhubungan badan mampu menurunkan kadar stres, diikuti sinyal dari melatonin bahwa tubuh butuh istirahat. Selain itu, kelelahan seusai berhubungan intim juga membuat mengantuk.

    5. Mencegah kanker
    Latihan fisik dan meningkatnya sistem kekebalan tubuh sudah terbukti mampu melindungi siapapun dari kanker. Penelitian juga menunjukkan bahwa berhubungan seks membuat risiko kanker prostat pada pria menurun.

    Para peneliti dari Institut Kanker Nasional Amerika Serikat menyatakan bahwa laki-laki yang aktif secara seksual yang paling merasakan manfaatnya karena berhubungan seks membuat benda-benda yang ada di dalam prostat bergerak sehingga mengurangi zat-zat berbahaya yang kelak menjadi sumber kanker.

    Ada pula kontroversi bahwa berhubungan seks mampu mencegah kanker payudara pada wanita. Apapun alasannya, berhubungan intim berdampak positif pada kesehatan dan bisa mencegah banyak penyakit, termasuk kanker.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Resep Mudah Membuat Disinfektan Saat Wabah Virus Corona

    Ketika wabah virus corona merebak, cairan disinfektan kian diminati masyarakat. Bila kehabisan, ada cara alternatif membuat cairan anti kuman itu.