Menjaga Kebugaran Tubuh dengan Multivitamin Gummy

Reporter:
Editor:

Yunia Pratiwi

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Multivitamin khusus dewasa berbentuk gummy, Youvit. (TEMPO/Yatti Febri Ningsih).

    Multivitamin khusus dewasa berbentuk gummy, Youvit. (TEMPO/Yatti Febri Ningsih).

    TEMPO.CO, Jakarta - Banyak masyarakat Indonesia yang tidak peduli pentingnya mengkonsumsi multivitamin untuk membantu daya tahan tubuh. Alasannya karena bentuknya yang pil atau tablet, dan harus menggunakan air dengan pisang saat meminumnya.

    Ahli gizi dari Youvit Rachel Olsen mengatakan, multivitamin dapat melengkapi asupan nutrisi harian. Dengan bentuk gummy yang kenyal akan memudahkan saat mengkonsumsinya. Ditambah varian rasa akan memberikan sensasi berbeda dengan multivitamin pada umumnya.

    Artikel lainnya:
    Jangan Tunggu Sakit, Konsumsi Vitamin Setiap Hari
    Vitamin Agar Kulit Kencang Bercahaya 

    “Resep ini dikembangkan di USA serta rasa mixberri yang nikmat. Ini memberikan pengalaman berbeda dan menyenangkan saat mengunyah vitamin ini,” ujar Rachel saat ditemui dalam peluncuran Youvit di Grand Indonesia, Jakarta, Senin, 30 April 2018.

    Rachel menambahkan Youvit memberikan dosis seimbang yang penting bagi tubuh. Multivitamin ini mengandung 10 macam vitamin dan dua jenis mineral, sehingga aman dikonsumsi setiap hari. “Tidak perlu ada penumpukkan setiap hari. Ini aman dikonsumsi setiap hari. Tapi, kita menganjurkan pagi, setelah sarapan,” katanya.

    Baca juga: Vitamin yang Dibutuhkan Wanita Berdasarkan Usia

    Selain itu, multivitamin ini juga aman dikonsumsi ibu hamil, penderita maag dan diabetes. Namun, tetap dengan catatan penderita diabetes yang kondisi gula darah yang terkontrol. Tak perlu khawatir dengan kehalalannya. “Youvit juga menggunakan gelatin halal yang terbuat dari gelatin sapi Australia. Selain itu, sudah diverivikasi halal oleh Majelis Ulama Indonesia (MUI),” kata Rachel.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Ada 283 Jenazah Dikuburkan dengan SOP Covid-19 di DKI Jakarta

    Anies Baswedan menyebut Dinas Kehutanan dan Pertamanan telah mengubur 283 jenazah dengan SOP Covid-19. Jumlah penguburan melonjak pada Maret 2020.