Jumat, 27 April 2018

6 Alasan Wanita Butuh Tidur Lebih Lama dari Pria

Reporter:
Editor:

Yunia Pratiwi

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi wanita sedang tidur. shutterstock.com

    Ilustrasi wanita sedang tidur. shutterstock.com

    TEMPO.CO, Jakarta - Wanita dan pria memiliki kebutuhan fisik yang berbeda. Wanita merasa lebih dingin daripada pria, sehingga memiliki respons yang berbeda terhadap rangsangan yang sama. Sebuah penelitian yang dilakukan oleh Sleep Research Center di Loughborough University, Inggris menyatakan dengan jelas bahwa wanita membutuhkan tidur lebih banyak daripada pria.

    Dua alasan utamanya adalah otak wanita membutuhkan lebih banyak waktu untuk pulih dari aktivitas harian yang sama daripada pria. Saat terjaga, otak wanita sebagian besar bekerja lebih keras daripada pria.

    Baca juga: 10 Risiko Kecantikan Jika Kamu Tak Tidur Pulas 

    Lantas berapa lama waktu ideal wanita tidur? Menurut National Sleep Foundation, Women and Sleep Poll, rata-rata wanita berusia antara 30-60 tidur selama 6 jam dan 45 menit selama hari kerja, seperti dikutip dari TimesofIndia. Berikut beberapa alasan mengapa wanita membutuhkan waktu tidur lebih dari pria.

    Perubahan hormon
    Perubahan hormon pada wanita membutuhkan tubuhnya beristirahat lebih banyak. Perubahan tersebut tidak hanya terbatas pada pubertas tetapi mencakup banyak penyebab lain seperti siklus menstruasi bulanan, kehamilan, dan menopause. Kehamilan dan menopause menyebabkan lebih banyak perubahan hormonal pada wanita.

    Pekerjaan rumah tangga
    Alasannya lain wanita butuh istirahat lebih lama adalah karena pekerjaan rumah tangga sehari-hari. Terutama wanita bekerja yang juga mengurus anak dan memasak di rumah. Melakukan banyak aktivitas akan membutuhkan lebih banyak aktivitas otak, bersama dengan penggunaan lebih banyak wilayah otak. Jadi, agar otak mereka untuk memulihkan diri, wanita perlu tidur lebih banyak daripada pria.

    Baca juga: Cara Menentukan Pola Tidur Malam yang Tepat

    Kurang tidur bikin berat badan naik
    Kebanyakan perempuan yang kelebihan berat badan disebabkan karena kurang tidur. Kurang tidur menyebabkan pelepasan hormon stres, kortisol, yang membuat wanita rentan terhadap kecemasan. Semakin banyak kortisol dapat memicu nafus makan dan lainnnya. Sebab itu, cukup tidur sangat penting bagi wanita untuk mempertahankan berat badan mereka.

    Pola pikir emosional dan analitis
    Koneksi pada otak wanita dioptimalkan untuk pemikiran emosional dan analitis. Wanita cenderung melakukan banyak tugas sehingga aktivitas lebih tinggi terjadi pada otak mereka. Tak jarang hal ini membuat merekaa sulit tertidur, karena masih memikirkan banyak hal saat akan tidur.

    Artikel lain: 7 Hal yang Dilakukan Wanita Sebelum Tidur 

    Kurang waktu istirahat
    Rutinitas sehari-hari membuat wanita tidak dapat memiliki waktu khusus untuk sendiri. Menyelaraskan dengan pola tidur anak-anak mereka juga menjadi masalah, karena pola tidur anak-anak kecil terus berubah. Studi menunjukkan bahwa terlalu sedikit tidur dapat menyebabkan peningkatan iritabilitas pada wanita.

    Aliran darah di otak lebih banyak
    Aliran darah di otak wanita lebih banyak di korteks prefrontal. Korteks prefrontal membantu mempertahankan fokus, mengendalikan impuls dan mempertahankan bagian emosional otak yang menangani suasana hati dan kecemasan. Inilah sebabnya mengapa wanita sering dianggap lebih berempati dan lebih intuitif daripada pria. Hal ini juga membuat mereka berisiko mengalami depresi dan kecemasan. Untuk mencegahnya, wanita  membutuhkan lebih banyak tidur daripada pria.

    Meskipun alasan wanita butuh tidur lebih lama dari pria cukup banyak, wanita hanya membutuhkan sekitar 20 menit dari waktu tidur pria. Tambahan 20 menit ini dapat membuat perbedaan besar pada tingkat kebahagiaan dan kesejahteraan wanita.


     

     

    Selengkapnya
    Grafis

    Ratu Elizabeth II dan Pewaris Tahta di Keluarga Kerajaan Inggris

    Inilah posisi Ratu Elizabeth II, Pangeran Charles, dan Pangeran WIlliam dalam jajaran pewaris tahta dalam keluarga kerajaan Inggris