Parental Time Sederhana, Manfaatnya Luar Biasa untuk Anak

Reporter:
Editor:

Yunia Pratiwi

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi orang tua atau ibu menemani anaknya belajar. shutterstock.com

    Ilustrasi orang tua atau ibu menemani anaknya belajar. shutterstock.com

    TEMPO.CO, Jakarta -  Istilah parental time merujuk kepada aksi orang tua untuk meluangkan waktu dengan anak-anaknya. Para orang tua bisa menghabiskan waktu bersama anak-anak untuk melakukan sejumlah aktivitas.

    Namun, ini tidak berarti Anda harus mencoba aktivitas berbeda dan mahal. Aksi sederhana seperti makan bersama sambil mengobrol bisa diaplikasikan. Hal ini dapat meningkatkan hubungan antara orang tua dan anak. 

    "Jadi penelitian bilang bahwa penting sekali ada parental time. Ketika orang tua berkumpul sama anaknya, mereka bisa mengobrol seru terus makan bareng. Ini bisa meningkatkan hubungan antara orang tua dan anak," terang psikolog Anna Surti Ariani dalam konferensi pers Lotte Choco Pie Premium Moments Together di Tugu Kunstkring Paleis, Menteng, Jakarta Pusat, Kams 12 April 2018. 

    (Depositphotos)

    Baca juga: Menjalin Kedekatan Orang Tua dan Anak Remajanya 

    Selain mengobrol, parental time juga bisa ditunjukan lewat apresiasi terhadap anak. Mereka bisa memuji pencapaian sederhana sang anak atau menunjukkannya dengan bahasa tubuh. Tidak harus selalu dilakukan dalam bentuk pemberian hadiah.

    "Apresiasi tidak harus selalu diberi hadiah, tetapi juga bisa dari apa yang dikatakan. Kemudian ada ibu-ibu yang memiliki sifat pendiam. Biasanya apresiasi bisa lewat non verbal seperti tersenyum," lanjut Anna Surti Ariani.

    Baca juga: Ayah-Bunda, Mari Pelajari 5 Bahasa Kasih Anak 

    Parental time antara orang tua dan anak memang terkesan sederhana. Tetapi, manfaatnya begitu besar bagi anak. Kepribadian mereka bisa terbentuk dengan baik dalam jangka panjang. "Kalau untuk jangka panjang, ini bisa meningkatkan prestasi anak di sekolah. Karakter positif anak juga bisa dibangun seperti keberanian, disiplin, dan peduli," tutup Anna Surti Ariani.

    AURA

     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    New Normal, Cara Baru dalam Bekerja demi Menghindari Covid-19

    Pemerintah menerbitkan panduan menerapkan new normal dalam bekerja demi keberlangsungan dunia usaha. Perlu juga menerapkan sejumlah perlilaku sehat.