Tak Perlu Obat, Atasi Kolesterol dan Diabetes Cukup dengan Buah

Reporter:
Editor:

Yayuk Widiyarti

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi makan buah-buahan. Shutterstock

    Ilustrasi makan buah-buahan. Shutterstock

    TEMPO.CO, Jakarta - Konsumsi buah setiap hari dapat mengurangi risiko berbagai macam penyakit. Makan buah sebelum sarapan, makan siang dan malam, memiliki banyak manfaat untuk kesehatan.

    Dokter Phaidon L Toruan, seorang praktisi kesehatan, menyebutkan kalau ada beberapa buah yang dapat menggantikan obat diabetes dan obat kolesterol. Berikut adalah beberapa buah yang memiliki zat khusus untuk mengurangi kolesterol dan beberapa buah lainnya dapat mengurangi risiko diabetes.

    “Makan apel sebelum makan, atau pir, itu bisa memperlambat penyerapan gula darah. Hal tersebut dapat menggantikan obat diabetes,” jelas dr. Phaidon, Jakarta, Kamis, 18 Januari 2018.

    Apel memiliki banyak manfaat untuk gizi dan buah ini sangat bagus untuk penderita diabetes tipe 2. Apel bagus untuk mengendalikan gula darah dengan memperlambat penyerapannya. Pir juga menjadi salah satu buah dengan serat tinggi. Mendapatkan serat dari buah dapat menurunkan risiko diabetes tipe 2.

    Baca juga:
    Hati-hati, Tak Ada Riwayat Bukan Berarti Tak Bisa Kena Diabetes
    Penderita Diabetes Tak Boleh Hamil, Mitos atau Fakta?
    Pola Makan yang Dianjurkan buat Penderita Diabetes Gestasional

    “Berbagai penelitian juga menemukan buah tomat, stroberi, dan delima bagus untuk membersihkan pembuluh darah. Kalau sering-sering makan ini, setiap hari pembuluh darah pasti akan bersih,” lanjut dr. Phaidon dalam penjelasannya.

    Selain itu, buah-buah ini juga bagus untuk menurunkan kolesterol. Untuk tomat khususnya, setelah dimasak akan memiliki manfaat yang hampir sama dengan obat penurunan kolesterol. Namun, perlu diingat kalau setiap orang berbeda dan setiap buah memiliki karakter masing-masing.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Mohamed Salah dan Para Pemain Bola yang Tetap Berpuasa Ramadan

    Saat menjalankan profesi yang menguras tenaga, Mohamed Salah dan sejumlah pemain bola yang berlaga di liga-liga eropa tetap menjalankan puasa Ramadan.