6 Manfaat Diet Alkali, Melindungi Tulang sampai Mencegah Kanker

Reporter:
Editor:

Yayuk Widiyarti

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi diet. shutterstock.com

    Ilustrasi diet. shutterstock.com

    TEMPO.CO, Jakarta - Diet alkali atau diet basa adalah program penurunan berat badan dengan cara mencoba memperbaiki pH tubuh dengan menekankan makanan yang mengandung reaksi alkalizing dalam tubuh. Tingkat pH untuk mengukur seberapa asam atau basa, pH 0 adalah benar-benar asam, sedangkan pH 14 benar-benar basa, dan pH 7 netral.

    Seperti dilansir draxe.com, beberapa studi medis menghubungkan diet alkali dengan manfaat kesehatan, dan beberapa mengklaim bahwa makanan dalam diet alkali dapat memperbaiki kondisi dari masalah pencernaan hingga kanker.

    Dr. Melinda Ratini mengatakan, “Ada beberapa bukti awal bahwa diet rendah makanan penghasil asam seperti protein hewani, yaitu daging dan keju, kemudian roti, buah, dan sayuran dapat membantu mencegah batu ginjal, menjaga tulang dan otot tetap kuat, memperbaiki kesehatan jantung dan fungsi otak, mengurangi nyeri punggung bawah, dan menurunkan risiko diabetes tipe 2.”

    Jadi apa saja manfaat yang didapat ketika kita mencoba menjalankan diet alkali ini? Simak penjelasan berikut ini.

    Baca juga:
    6 Langkah Tepat Lakukan Diet OCD
    Manfaat Diet OCD, Perangi Lemak Sampai Keriput
    Mengenal Diet OCD Kreasi Deddy Corbuzier

    1. Melindungi kepadatan tulang dan massa otot
    Penelitian menunjukan bahwa semakin banyak konsumsi buah dan sayuran yang mengandung alkali, maka semakin baik perlindungan yang didapat seseorang dari menurunnya kekuatan tulang dan otot seiring bertambahnya usia, yang dikenal sebagai sarcopenia.

    Diet alkali dapat menyeimbangkan rasio mineral yang penting untuk membangun tulang dan mempertahankan massa otot tanpa lemak, termasuk kalsium, magnesium, dan fosfat.

    2. Menurunkan risiko hipertensi dan stroke
    Efek antipenuaan dari diet alkali adalah mengurangi peradangan dan meningkatkan produksi hormon pertumbuhan. Hal ini terbukti meningkatkan kesehatan kardiovaskular dan menawarkan perlindungan terhadap masalah kesehatan seperti kolesterol tinggi, hipertensi, batu ginjal, stroke, dan bahkan pikun.

    3. Meredakan nyeri kronis dan peradangan
    Studi yang dilakukan oleh Society for Minerals and Treace Elements di Jerman menemukan bahwa ketika pasien dengan nyeri punggung kronis diberi suplemen alkali setiap hari selama empat minggu, 76 dan 82 pasien melaporkan adanya penurunan rasa sakit yang signifikan.

    4. Meningkatkan penyerapan vitamin dan mencegah kekurangan magnesium
    Orang yang kekurangan magnesium akibatnya akan mengalami komplikasi jantung, nyeri otot, sakit kepala, masalah tidur, dan rasa cemas. Diet alkali akan meningkatkan asupan magnesium yang juga diperlukan untuk mengaktifkan vitamin D, yang penting untuk fungsi kekebalan tubuh dan endokrin secara keseluruhan.

    5. Membantu memperbaiki fungsi imun dan mencegah kanker
    Penelitian yang dipublikasi di British Journal of Radiology menunjukan bahwa kematian sel kanker (apoptosis) lebih mungkin terjadi pada tubuh yang menerapkan sistim pola makan alkali. Pencegahan kanker diyakini terkait dengan perubahan pH alkali akibat perubahan muatan listrik dan pelepasan komponen dasar protein.

    6. Membantu menjaga berat badan yang sehat
    Membatasi konsumsi makanan yang menghasilkan asam dan makan banyak makanan mengandung basa dapat melindungi tubuh dari obesitas dengan menurunkan tingkat leptin dan pembengkakan.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Resep Mudah Membuat Disinfektan Saat Wabah Virus Corona

    Ketika wabah virus corona merebak, cairan disinfektan kian diminati masyarakat. Bila kehabisan, ada cara alternatif membuat cairan anti kuman itu.