6 Langkah Tepat Lakukan Diet OCD

Reporter:
Editor:

Yayuk Widiyarti

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi diet. shutterstock.com

    Ilustrasi diet. shutterstock.com

    TEMPO.CO, Jakarta - Munculnya Obsessive Corbuzier Diet atau OCD yang dipopulerkan oleh mentalis Deddy Corbuzier bukan tanpa pro-kontra. Banyak yang mengatakan bahwa metode diet ini merupakan cara yang sadis karena larangan makan hingga belasan bahkan puluhan jam.

    Deddy mengingatkan bahwa OCD sebenarnya tidak seseram yang dibayangkan orang. OCD tidak jauh berbeda dengan puasa. Menurutnya, OCD adalah adaptasi puasa dari Nabi Daud, yaitu dengan 24 jam tidak makan, lalu makan lagi, dan berpuasa lagi. Dalam agama Buddha misalnya ada metode berpuasa Atthasila.

    Ia menjelaskan bahwa puasa 24 jam bukan berarti tidak boleh makan sama sekali, namun ada waktu makannya juga selama empat jam. Baca: Mengenal Diet OCD Kreasi Deddy Corbuzier

    "Saya makan jam 11 sampai 15. Kemudian berhenti makan sampai jam 15 berikutnya. Selama empat jam itu saya memasukkan banyak kalori ke dalam tubuh," jelas Deddy kepada Tabloid Bintang.

    Ketakutan para pemula OCD yaitu mitos bahwa jika kita tidak makan dalam sehari maka massa otot akan turun dan kepala terasa pusing. “Selama Anda tidak makan sampai 72 jam nonstop, otot tidak akan tergerus,” ungkap Deddy.

    Lalu bagaimana langkah yang tepat untuk melakukan OCD? Berikut penjelasannya. Baca juga: Manfaat Diet OCD, Perangi Lemak sampai Keriput

    1. Kenali tubuh Anda
    Ingat bahwa yang mengetahui tubuh Anda adalah diri sendiri. Sebelum melakukan OCD baiknya pelajarilah karakter tubuh. Ada baiknya juga berkonsultasi ke dokter, sebaiknya OCD waktu berapa lama yang Anda pilih untuk program diet yang akan Anda lakukan.

    2. Ikuti aturan OCD dengan benar
    Seperti yang dikatakan Deddy, bahwa kita harus mengenali karakter tubuh sendiri. Jika dirasa OCD waktu 24 jam puasa tidak sanggup Anda jalani, maka jangan dicoba karena akan berakibat menjadi diet ekstrem. Baiknya Anda mulai OCD tahap awal, yaitu 16 jam berpuasa dan 4 jam bebas untuk makan. Setelahnya Anda harus berpuasa lagi. Begitu juga dengan OCD 18, 20, dan 24 jam berpuasa. Ikuti tingkatan OCD dengan benar agar tubuh terbiasa dan tidak kaget dengan program diet ini.

    3. Cukupi kebutuhan kalori tubuh
    Saat Anda berada pada tahap istirahat atau jam makan, gunakanlah 4 jam yang Anda miliki untuk makan makanan yang mengandung banyak kalori. Wanita membutuhkan setidaknya 1.500 kalori sedangkan pria butuh 2.000 sampai 2.100 kalori. Seporsi nasi goreng ayam itu sekitar 800 kalori. Kalau memakannya hingga dua porsi, maka menjadi 1.600 kalori. Makan ini dibutuhkan untuk amunisi atau daya tahan kita selama puasa selanjutnya.

    4. Cukup minum
    Berbeda dengan puasa Ramadan yang tidak memperbolehkan makan dan minum, selama sekitar 12 jam, program OCD yang tidak dibolehkan pada saat berpuasa adalah konsumsi makanan. Minuman boleh asal bukan minuman yang mengandung kalori. Dianjurkan untuk minum secukupnya tidak berlebihan.

    5. Olahraga
    Selama melakukan diet, jangan lupa untuk berolahraga agar diet berjalan maksimal dan hasil yang di dapat juga maksimal.

    6. Cukup istirahat
    Istirahat juga penting bagi tubuh. Selama mengikuti OCD disarankan untuk beristirahat yang cukup agar tidak merasa pusing, lapar, juga lemas. Istirahat juga bisa bantu Anda tetap fit.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Ada 283 Jenazah Dikuburkan dengan SOP Covid-19 di DKI Jakarta

    Anies Baswedan menyebut Dinas Kehutanan dan Pertamanan telah mengubur 283 jenazah dengan SOP Covid-19. Jumlah penguburan melonjak pada Maret 2020.