6 Pikiran Negatif yang Harus Segera Disingkirkan

Reporter

Tempo.co

Editor

Yunia Pratiwi

Kamis, 29 Agustus 2019 16:45 WIB

Ilustrasi Wanit. Unsplash/Mimi Thian

TEMPO.CO, Jakarta - Ada banyak hal yang Anda rasakan sangat baik. Misalnya resep steak yang lezat dan sangat mudah, bungalow yang Anda pesan untuk liburan, atau terhubung kembali dengan teman lama Anda yang telah lama hilang. Tetapi kadang-kadang, semua hal positif ini dapat berubah menjadi debu ketika pikiran Anda mulai berpacu dengan pikiran-pikiran negatif.

Melansir laman Purewow, penilaian yang tidak berdasar ini adalah pemikiran beracun, menggelegak ke permukaan dan membuat Anda menebak-nebak diri sendiri tentang hal-hal yang seharusnya tidak Anda lakukan, dan tentu menyebabkan stres dan kecemasan. Melepaskan pikiran negatif ini dan menggantinya dengan alternatif yang lebih sehat akan membantu Anda mencapai kondisi pikiran yang lebih positif yang akan memberi Anda kualitas hidup yang lebih baik. Meskipun memang tidak selalu mudah untuk mengubah pemikiran kita, tetapi itu sangat berharga.

Berikut ini beberapa pikiran negatif dan cara mengubahnya jadi lebih baik

1. Apakah Mereka Menyukai Saya?
Pada tingkat tertentu, semua orang ingin disukai. Anda mungkin bertanya-tanya apakah rekan kerja atau bos Anda menyukai Anda, atau bahkan teman dan keluarga Anda. Mungkin tidak masalah apakah mereka memberi tahu Anda setiap hari bahwa mereka menyukai Anda. Begitu pikiran beracun ini memasuki pikiran Anda, itu akan menempel selamanya.

Ketika Anda mendapati diri Anda memikirkan pemikiran ini, gantilah dengan alasan mengapa Anda menyukai diri sendiri. Pada akhirnya, tidak masalah apakah ada yang suka atau tidak. Jika Anda menjalani kehidupan terbaik Anda sebagai diri-sejati Anda, itulah satu-satunya hal yang penting.

2. Apakah Saya Membuat Kesalahan?
Apakah yang Anda lakukan itu besar atau kecil, menyiksa diri Anda dengan bertanya-tanya apakah sesuatu itu kesalahan hanya akan membuat Anda menderita. Sebaliknya, cobalah bersyukur. Tidak ada yang sempurna, jadi Anda tidak bisa berharap diri Anda juga. Tidak ada orang lain yang melacak berapa lama Anda bisa pergi tanpa mengacaukannya. Jika kesalahan terjadi, hiruplah dan lakukan yang terbaik untuk tidak mengulanginya lagi. Itu yang bisa dilakukan siapa saja.

Advertising
Advertising

3. Apa yang Akan Salah?
Masuk ke situasi yang baru bisa menakutkan. Tidak masalah jika Anda bungee jumping dari tebing atau mencoba sushi yellowtail untuk pertama kalinya. Saat di mana Anda mencoba untuk melangkah keluar dari zona nyaman Anda menakutkan.

Kebiasaan bertanya-tanya apa yang akan salah ketika Anda akan mencoba sesuatu yang baru bermula dari meningkatnya kecemasan, yang mempengaruhi fisik pada tubuh Anda. Penelitian telah menunjukkan bahwa kecemasan mengubah kadar kortisol Anda, memaksa tubuh Anda menjadi stres yang melakukan hal-hal seperti membuat Anda bertambah berat badan dan memiliki tekanan darah lebih tinggi.

Ganti segalanya dan tanyakan pada diri Anda pertanyaan sebaliknya. Bagaimana hal baru itu akan menambah sukacita dalam hidup Anda atau memberi Anda pengalaman baru? Ini akan membuat situasinya tampak kurang menakutkan dan mengarah pada petualangan yang lebih positif dalam hidup Anda.

4. Bagaimana Saya Akan Gagal?
Kegagalan, seperti membuat kesalahan, tidak dapat dihindari. Ingatkan diri Anda bahwa semua orang gagal. Tetapi berfokus pada bagaimana hal itu akan terjadi pada Anda bahkan sebelum Anda mencoba,hampir pasti akan membuat diri Anda gagal. Alih-alih merenungkan bagaimana kematian Anda yang tak terhindarkan akan terjadi, fokuslah pada bagaimana Anda akan berhasil. Dan ketahuilah bahwa jika Anda “gagal,” itu hanya kesempatan untuk membingkai ulang situasi sebagai peluang untuk tumbuh. Belajarlah dari apa yang menyebabkan kegagalan dan cobalah untuk tidak mengulanginya. Dan jika Anda akhirnya mengulanginya, belajarlah juga. Itu bagian dari menjadi manusia.

5. Apakah Saya Cukup Baik?
Pola pikir ini melintasi batas ketika Anda mulai bertanya-tanya apakah Anda cukup baik untuk hal-hal sehari-hari. Untuk mengalahkan pemikiran beracun ini, Anda harus memperbaiki kepercayaan diri Anda. Lakukan hal-hal seperti menegaskan keberhasilan Anda, tidak peduli seberapa kecil mereka. Tetapkan tujuan kecil dan rayakan ketika Anda mencapainya. Tindakan kecil perawatan diri sangat membantu membangun rasa percaya diri Anda, jadi Anda tidak perlu bertanya-tanya apakah Anda sudah cukup baik lagi.

6. Akan Seperti Apa Pendapat Mereka?
Setelah Anda membuat atau melakukan sesuatu, wajar jika Anda bertanya-tanya apa yang akan dipikirkan orang. Cobalah untuk mendengar pendapat sebagai kritik yang membangun kapan pun Anda bisa. Jika Anda mendengar sesuatu yang sama sekali tidak Anda setujui, belajarlah untuk melepaskannya. Tidak apa-apa bagi seseorang untuk tidak menyukai sesuatu yang Anda lakukan. Mereka mungkin belum menginternalisasikannya, jadi Anda tidak perlu melakukannya juga.

Berita terkait

Pemalu Hingga Takut Bentuk Kecemasan Sosial pada Anak, Ini Cara Atasinya

7 hari lalu

Pemalu Hingga Takut Bentuk Kecemasan Sosial pada Anak, Ini Cara Atasinya

Kecemasan sosial pada anak bukan hanya sekadar berdampak menjadi pemalu, namun dapat menyebabkan anak merasa takut dan menghindari situasi sosial

Baca Selengkapnya

Teknik Pernapasan 4-7-8 untuk Meredakan Stres dan Kecemasan, Begini Caranya

22 hari lalu

Teknik Pernapasan 4-7-8 untuk Meredakan Stres dan Kecemasan, Begini Caranya

Berikut cara melakukan teknik pernapasan 4-7-8 untuk membantu meredakan stres dan mengurangi kecemasan. Bagaimana tahapannya?

Baca Selengkapnya

3 Jenis Tes Kesehatan Mental

22 hari lalu

3 Jenis Tes Kesehatan Mental

Jika kesehatan mental terganggu mempengaruhi kemampuan berpikir dan suasana hati yang berdampak terhadap perilaku

Baca Selengkapnya

Perempuan Lebih Rentan Terserang Burnout, Berikut Saran Psikoterapis

23 hari lalu

Perempuan Lebih Rentan Terserang Burnout, Berikut Saran Psikoterapis

Perempuan disebut lebih rentan terserang burnout. Psikoterapis membagi tips untuk meredakannya.

Baca Selengkapnya

Penelitian Sebut Penyakit Autoimun Juga Memicu Depresi dan Kecemasan

28 hari lalu

Penelitian Sebut Penyakit Autoimun Juga Memicu Depresi dan Kecemasan

Lebih dari 50 persen penderita penyakit autoimun juga mengalami depresi dan gangguan kecemasan. Berikut penjelasan peneliti.

Baca Selengkapnya

Mengapa Banyak Orang Senang Nonton Film Horor?

31 hari lalu

Mengapa Banyak Orang Senang Nonton Film Horor?

Bioskop yang menayangkan film horor masih terus diminati. Kenapa orang senang nonton film horor? Adakah manfaat bagi kesehatan?

Baca Selengkapnya

Stigmatisasi Penderita TBC Berdampak pada Kesehatan Mental

34 hari lalu

Stigmatisasi Penderita TBC Berdampak pada Kesehatan Mental

Penderita TBC rentan mengalami gangguan kesehatan mental karena kerap dikucilkan dari lingkungan sehingga butuh sistem pendukung.

Baca Selengkapnya

Kabar Kanker Kate Middleton Bikin Kita Cemas Kesehatan Sendiri, Lakukan Hal Ini

36 hari lalu

Kabar Kanker Kate Middleton Bikin Kita Cemas Kesehatan Sendiri, Lakukan Hal Ini

Orang dengan kecemasan soal kesehatan dapat terpicu dan menjadi khawatir ketika mendengar masalah kesehatan orang lain, seperti Kate Middleton.

Baca Selengkapnya

Tanda Anda Sudah Kewalahan dengan Pekerjaan, Fisik dan Mental

54 hari lalu

Tanda Anda Sudah Kewalahan dengan Pekerjaan, Fisik dan Mental

Tanda awal orang sudah kewalahan dengan pekerjaan bisa terlihat dari kesalahan yang dibuat, susah memenuhi tenggat waktu, produktivitas menurun.

Baca Selengkapnya

Pemilu 2024 Tingkatkan Kecemasan dan Depresi, Begini Rinciannya

28 Februari 2024

Pemilu 2024 Tingkatkan Kecemasan dan Depresi, Begini Rinciannya

Penelitian menemukan Pemilu 2024 berpengaruh terhadap meningkatnya risiko gangguan kesehatan mental seperti kecemasan dan depresi pada masyarakat.

Baca Selengkapnya