6 Makanan Sehat untuk Penderita Hipertensi

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • TEMPO/ Nickmatulhuda

    TEMPO/ Nickmatulhuda

    TEMPO.CO, Jakarta - Tekanan darah tinggi atau hipertensi adalah satu kondisi yang tidak sehat dan bisa meningkatkan tekanan darah di arteri. Risiko lanjutannya adalah penyakit jantung, stroke, ginjal, dan masih banyak lainnya.

    Untuk menjaga tekanan darah diperlukan pengobatan dan diet yang tepat. Berikut adalah beberapa makanan yang dapat dikonsumsi untuk menjaga tekanan darah, seperti yang dilansir dari Boldsky.


    1. Pisang
    Pisang mengandung potasium yang bermanfaat untuk penderita hipertensi.

    2. Bawang putih
    Selain sebagai bahan makanan, bawang putih juga merupakan bahan yang sangat penting untuk mengendalikan tekanan darah. Mengkonsumsi bawang putih meningkatkan kadar oksida nitrat dalam tubuh dan menurunkan tekanan darah.


    3. Sayuran hijau
    Sayuran berdaun hijau seperti bayam dan kangkung itu rendah kalori. Selain itu, sayuran berdaun hijau juga mengandung potasium, folat, dan magnesium, yang merupakan kandungan utama yang membantu menjaga tekanan darah.

    4. Produk susu rendah lemak
    Produk susu rendah lemak membantu menjaga tekanan darah. Selain itu, susu juga kaya kalsuim yang dapat menjaga tekanan darah.


    5. Kacang-kacangan
    Kacang-kacangan seperti kenari adalah sumber kalium, magnesium, serat, dan lemak sehat. Bahan-bahan yang terkandung dalam kacang membantu aliran darah lebih baik dan mencegah naiknya tekanan darah.

    6. Biji-bijian
    Biji-bijian utuh kaya serat dan nutrisi penting. Selain itu, biji-bijian juga mengandung vitamin dan mineral yang membantu menurunkan kadar trigliserida. Selain itu, mengkonsumsi biji bunga matahari dan biji labu juga bisa mengurangi hipertensi.

    TABLOIDBINTANG

    Artikel lain:
    Jazzercise, Cara Asyik Menyehatkan Fisik dan Mental
    Waxing saat Hamil, Aman atau Berbahaya?
    Donald Trump Lihat Gerhana Matahari Tanpa Kacamata, Awas Retina


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Pedoman WHO Versus Kondisi di Indonesia untuk Syarat New Normal

    Pemerintah Indonesia dianggap belum memenuhi sejumlah persyaratan yang ditetapkan WHO dalam menjalankan new normal.