Jahe, Solusi Morning Sickness di Awal Kehamilan

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi ibu hamil mengelus perutnya. shutterstock.com

    Ilustrasi ibu hamil mengelus perutnya. shutterstock.com

    TEMPO.CO, Jakarta -Biasanya di awal kehamilan, wanita mengalami morning sickness yang dibarengi rasa pusing dan kelelahan. Hal ini ditandai dengan kejadian mual dan muntah yang sebetulnya tidak hanya terjadi di pagi hari, tapi bisa juga sepanjang hari.

    Setiap wanita dan memiliki gejala kehamilan yang berbeda. Morning sickness lazimnya dimulai sekitar minggu keempat dan berakhir pada sekitar minggu ke-14 kehamilan. Rasa mual dan muntah pada pagi hari merupakan hal yang tak menyenangkan dan mengganggu. Namun ini adalah tanda dari kehamilan yang sehat. 

    Ibu tak perlu khawatir karena morning sickness tidak membahayakan kesehatan janin. Berikut adalah salah satu cara dan tip dari Vera Sizensky dilansir dalam Women’s Health untuk mengatasi morning sickness dan mengalahkan gejala awal kehamilan yang memusingkan:

    1. Makanlah segera setelah bangun tidur jika perut kosong. Tepat ketika Anda terbangun, Anda bisa mengkonsumsi sepotong roti panggang biasa dengan vitamin prenatal.
    2. Minum dan makan apapun dengan jahe. Segelas jahe hangat atau atau mengunyah jahe hampir dapat langsung menenangkan perut saat Anda misalnya dalam perjalanan.
    3. Miliki karbohidrat darurat di tangan selalu. Karbohidrat bisa dengan cepat beralih dari musuh menjadi sahabat Anda. Biskuit crackers, roti, pasta polos, dan lain - lain, semuanya membantu.

    ADVERTISEMENT

    TABLOIDBINTANG

    Berita lainnya:
    Sophia Latjuba Bagi Rahasia Langsing dan Bugar
    Dewi Hughes Ogah Punya Pasangan, Apa Motivasi Hidupnya Sekarang?
    Peralatan Bayi Harus Steril, Simak Tanya Jawabnya


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    PPKM Darurat vs PPKM Level 4: Beda Istilah Sama Rasa

    Instruksi Mendagri bahwa PPKM Level 4 adalah pemberlakukan pembatasan kegiatan di Jawa dan Bali yang disesuaikan dengan level situasi pandemi.