Sering Cemburu? Cari Tahu Sebab dan Cara Mengatasinya

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi anak cemburu dengan adik/kakak. shutterstock.com

    Ilustrasi anak cemburu dengan adik/kakak. shutterstock.com

    TEMPO.CO, Jakarta - Cemburu bukan hanya terjadi dalam hubungan percintaan. Kecemburuan juga bisa muncul dalam bentuk persaingan antar saudara ataupun membandingkan kesuksesan diri dengan kesuksesan orang lain. Bahkan, antar sahabat pun bisa saling cemburu.

    Meski cemburu umumnya membuat kita merasa minder dan marah, namun sebenarnya rasa cemburu bisa saja jadi pemicu hal positif. Misalnya, ketika kita melihat kesuksesan orang lain, kita merasa cemburu dan terpacu untuk memperbaiki dan meningkatkan kualitas diri untuk kesuksesan. Intinya, kita harus bisa mengontrol emosi dan melihat kesalahan asumsi dan persepsi yang terjadi pada diri kita.

    Mengutip tulisan Vice president for the Institute for Family, Jennifer Marshall di laman lifehack.org, kecemburuan bisa terjadi akibat kebutuhan atau keinginan masa kecil yang tidak terpenuhi. Kecemburuan adalah perasaan negatif yang berasal dari rasa tidak aman, takut, khawatir dan cemas akan kehilangan sesuatu yang besar. Semua hal itu bisa jadi akibat dari peristiwa yang dialami di masa kecil bersama orang tua atau pengasuh.

    Manusia memang kontradiktif, maksudnya di satu sisi kita sangat ingin mandiri dan percaya pada diri sendiri. Di sisi lain, kita ingin diterima orang lain. Menurut teori kelekatan, kualitas pengalaman kedekatan ini mempengaruhi hubungan saat dewasa. Jika kebutuhan kasih sayang dengan orang terdekat di masa kecil tidak terpenuhi, rasa tidak aman dan kecemburuan bisa muncul.

    ADVERTISEMENT

    Namun, dalam sebuah hubungan rasa cemburu bisa diartikan sebagai bentuk perhatian. Tidak jarang pasangan malah merasa tidak diperhatikan bila tidak dicemburui.

    Maka, rasa cemburu sebenarnya tidak bisa dihilangkan, tapi bisa diungkapkan dengan cara yang lebih baik. Tentu segala hal yang berlebihan cenderung berakibat buruk. Ketika rasa cemburu datang dan bikin marah, lebih baik dibicarakan. Memendam perasaan malah akan membuat sakit hati. Bisa jadi hal yang dilihat tidak sesuai dengan kejadian aslinya.

    Setelah jujur dengan situasi kita harus menerima respon dari orang lain. Jika memang orang lain atau pasangan mengerti perasaan cemburu itu, maka ia akan melakukan sesuatu agar kita merasa lebih aman. Jangan lupa kita sudah harus terbuka saat mengungkapkan rasa cemburu dan berfokus membuat hubungan saling percaya.

    Rasa tidak aman juga jadi penyebab utama kecemburuan. Yang bisa dilakukan adalah dengan tidak membandingkan diri sendiri dengan orang lain. Selain itu, kita harus kenali pola pikiran negatif yang sering hinggap di pikiran.

    Semakin kita sadar akan pola itu, kita mengontrol pikiran negatif dan menggantinya dengan pikiran positif. Dan terakhir, sadarlah kalau kita layak mendapatkan cinta dan perhatian.

    TABLOIDBINTANG

    Berita lainnya:

    Pacar Raisa, Hamish Daud Mengidap Exostosis, Apa Itu?

    Ayo Berubah, Simak Nasihat Para Tokoh Besar Ini

    Magnum Red Velvet Untuk Sang Pemburu Kenikmatan


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Greysia / Apriyani, Dipasangkan pada 2017 hingga Juara Olimpade Tokyo 2020

    Greysia / Apriyani berhasil jadi pasangan pertama di ganda putri Indonesia yang merebut medali emas di Olimpiade Tokyo 2020 pada cabang bulu tangkis.