Soal Fashion, Dewi Sandra: Hati Enggak Bisa Bohong  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Penyanyi Dewi Sandra tampil bernyanyi dikelilingi sejumlah model di panggung Muslim Fashion Festival (Muffest) 2017 di Jakarta Convention Center, 8 April 2017. Saat membawakan dua lagu, Dewi tampil dengan mengenakan busana karya Deden Siswandi dan Anniesa Hasibuan. TEMPO/Nurdiansah

    Penyanyi Dewi Sandra tampil bernyanyi dikelilingi sejumlah model di panggung Muslim Fashion Festival (Muffest) 2017 di Jakarta Convention Center, 8 April 2017. Saat membawakan dua lagu, Dewi tampil dengan mengenakan busana karya Deden Siswandi dan Anniesa Hasibuan. TEMPO/Nurdiansah

    TEMPO.CO, Jakarta - Selebriti Dewi Sandra berbagi kiat agar selalu tampil memukau. Mengenai selera fashion, menurut dia, pada mulanya seseorang harus jujur kepada diri sendiri. "Kalau kamu suka, pakai saja," kata Dewi Sandra di acara Wardah Youniverse di Muslim Fashion Festival di Jakarta Convention Center (JCC), Sabtu 8 April 2017.

    Dewi Sandra mengatakan, dengan menyukai model busana tertentu maka si pemakainya akan merasa nyaman. "Hati enggak bisa bohong, apakah kita nyaman atau tidak pakai baju ini," ujarnya.

    Setelah menjatuhkan pilihan pada busana yang membuat nyaman, langkah berikutnya, Dewi Sandra melanjutkan, adalah pilihan pakaian yang cocok dengan kepribadian si pemakai. "Fashion itu mesti nyambung dengan personality kita," ujarnya.

    Dewi Sandra lantas mencontohkan busananya saat itu yang memadupadankan rok tutu, legging, hitam, jaket bomber, dan topi fedora. Pakaian tersebut merupakan rancangan Rani Hatta dari koleksi Crossing. "Ini memang baju (rancangan) orang (lain), tapi sesuaikan dengan gayamu," ujarnya.


    Dewi Sandra (kedua kanan) memakai rok tutu dipadu dengan legging hitam dan jaket bomber berwana senada, serta topi fedora di acara Wardah Youniverse di Jakarta, 8 April 2017. Tempo/Rini K

    RINI K

    Berita lainnya:
    8 Jurus Asyik Agar Ibu Tak Mudah Stres
    Kirana Larasati Biasakan Anaknya Makan Sayuran


    Blepharoplasty, Teknik Pulihkan Kelopak Mata Kendur


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    PTM Lahirkan Klaster Covid-19 di Sekolah, 3 Provinsi Catat Lebih dari 100 Gugus

    Kebijakan PTM mulai diterapkan sejak akhir Agustus lalu. Namun, hanya anak 12 tahun ke atas yang boleh divaksin. Padahal, PTM digelar mulai dari PAUD.