Awkarin Buka-bukaan, Gaji Selangit, Haters, dan Bantuan Polisi  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Karin Novilda alias Awkarin. TEMPO/Subekti.

    Karin Novilda alias Awkarin. TEMPO/Subekti.


    Sekali nongkrong bisa habis berapa?
    Mungkin Rp 1 juta kalau sama belanja. Tapi, kalau nongkrong aja paling Rp 300-500 ribu

    Kuliah akhirnya ambil jurusan apa?
    Manajemen Internasional di Binus.

    Sebenarnya cita-cita Karin mau jadi apa?
    Dulu aku ingin banget jadi dokter karena keluarga besar aku hampir semuanya dokter.  Tapi, lama kelamaan aku takut kalau jadi dokter nanti terlalu sibuk dan gak bisa menikmati kerja keras aku. Jadi, sekarang aku mau melakukan hal-hal yang aku sukai, seperti bisnis. Makanya, aku ambil jurusan manajemen.

    Masa seperti ini kan hanya sementara. Ketika nama awkarin sudah dilupakan gimana?
    Aku sih akan cari ide lagi gimana caranya aku bisa menghasilkan duit lagi. Jadi, mumpung sekarang banyak pemasukan aku mengumpulkan dana dulu. Mungkin aku akan buka bisnis kalau aku sudah gak bisa jadi model lagi.

    Berarti, enggak terkenal lagi bukan masalah?
    Enggak. Yang penting aku menemukan cara supaya bisa dapat duit dan berbisnis.

    Sekarang ada gak selebgram yang Karin anggap saingan?
    Selama ini aku lihat belum ada yang punya pikiran kayak aku, dengan konsep-konsep seperti yang aku buat. Tapi ada satu dua orang yang jadi omongan karena cantik, kalau ada biasanya aku perhatiin Instagramnya. Pokoknya gimana caranya supaya namaku gak tenggelam sama dia. Tapi belum ada yang aku anggap saingan banget.

    Bagaimana caranya?
    Kalau kita selalu punya ide baru pasti akan dilihat terus. Kayak sekarang aku bikin feed Instagram tiap sembilan foto warnanya sama (Karin menunjukkan Instagramnya) ada sembilan merah, biru, hitam, putih, kuning.

    Ada pesan buat fans dan pengikuti awkarin?
    Lihat aku dari yang positifnya saja, jangan dilihat negatifnya.

    * * *

    BACA JUGA
    Cerita Nusron: Skenario Ahok Kan Lawan 10 Partai!
    Rio2016: Riau Ega Menang, Pemanah Nomor Satu Dunia Syok


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Arti Bilangan R(0) dan R(t) untuk Menerapkan New Normal

    Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional Suharso Monoarfa mengatakan bahwa suatu daerah dapat melaksanakan New Normal bila memenuhi indikator R(0).