Supaya Anak Tumbuh Tinggi

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi perbandingan tinggi badan anak. shutterstock.com

    Ilustrasi perbandingan tinggi badan anak. shutterstock.com

    TEMPO.CO, Jakarta -Umumnya, pertumbuhan fisik anak bermula saat usia 2, waktu pertumbuhan tulang dan otot anak mulai kuat. Sejak itu, anak dengan pertumbuhan normal bertambah tinggi sekitar 6 sentimeter per tahun.

    Memasuki masa pubertas, pertumbuhan itu melambat. Anak laki-laki tetap bertambah tinggi sampai usia 20 tahun, sementara pertumbuhan perempuan berhenti di sekitar usia 14-16 tahun.

    Selain faktor genetika dan keturunan, tinggi badan dipengaruhi hormon, asupan nutrisi, dan aktivitas anak. Berikut beberapa hal yang perlu diperhatikan pertumbuhan tinggi badan anak optimal: 

    1. Produk Susu 
    Produk olahan susu seperti susu, mentega, keju, yogurt kaya protein dan kalsium. Kedua nutrisi itu sangat diperlukan untuk pertumbuhan tulang dan otot.

    2. Telur
    Telur juga kaya akan berbagai nutrisi seperti protein, vitamin D, vitamin B2, riboflavin, dll. Zat yang terkandung dalam telur berperan dalam membantu pertumbuhan dan perkembangan tulang anak.

    3. Ayam
    Ayam kaya akan protein yang dibutuhkan untuk perkembangan tulang dan otot. Mengkonsumsi ayam secara teratur dapat meningkatkan tinggi badan saat masa pubertas anak.

    4. Pisang 
    Pisang banyak mengandung mangan, kalium dan kalsium yang banyak diperlukan untuk memperkuat tulang dan otot.

    5. Oatmeal
    Oatmeal kaya akan protein, membantu pertumbuhan jaringan tubuh lebih cepat. 

    6. Kedelai
    Kedelai banyak mengandung asam folat, vitamin, protein dan karbohidrat yang membantu perkembangan tulang dan otot anak. Hal ini membantu buah hati mencapai tinggi badan yang optimal.

    7. Ikan 
    Beberapa jenis ikan seperti salmon, sarden, tuna, dan lainnya kaya akan vitamin D, kalsium, dan omega 3. Zat ini diperlukan dalam pertumbuhan dan perkembangan tulang.

    8. Berenang
    Berenang dianggap latihan yang paling mendukung pertumbuhan tubuh karena menuntut semua anggota badan untuk bergerak dan, tidak seperti jenis olahraga kebanyakan, minim tekanan dan gesekan pada sendi dan tulang.

    9. Istirahat yang cukup
    Tanpa istirahat yang cukup, anak dapat mengalami gangguan pertumbuhan. Biasakan anak cukup beristirahat. Tidur di malam hari 8-12 jam.
     

    10. Pola hidup sehat 
    Ajarkan anak mengikuti pola hidup sehat sejak dini. Perkenalkan menu sehat yang kaya akan nutrisi dan ajak berolahraga secara teratur agat merangsang pertumbuhan tulangnya secara maksimal.
     

    BOLDSKY | PARENTING | DINA ANDRIANI


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Resep Mudah Membuat Disinfektan Saat Wabah Virus Corona

    Ketika wabah virus corona merebak, cairan disinfektan kian diminati masyarakat. Bila kehabisan, ada cara alternatif membuat cairan anti kuman itu.