Rumah Sedang Direnovasi, Perhatikan Kesehatan Anak-anak

Reporter:
Editor:

Yayuk Widiyarti

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi pasangan mengecat rumah. shutterstock.com

    Ilustrasi pasangan mengecat rumah. shutterstock.com

    TEMPO.CO, Jakarta - Proses renovasi rumah memang memerlukan waktu yang tidak sebentar. Keadaan di rumah pun bisa sangat kacau karena pekerjaan tersebut. Karena itu, penghuni disarankan tinggal di tempat lain untuk sementara waktu atau selama renovasi berlangsung. Namun, jika itu tidak bisa dilakukan, lindungi anggota keluarga, terutama anak-anak.

    Melindungi anak selama pekerjaan renovasi berlangsung sangat penting. Pasalnya, akan banyak peralatan listrik, perkakas, debu, dan bahan bangunan memenuhi rumah. Ini tentu akan berbahaya bagi anak jika mereka tidak dilindungi secara khusus.

    Untuk membantu Anda dalam melakukan hal tersebut, berikut ini ada tips melindungi anak selama rumah direnovasi.

    Baca juga:
    6 Bagian Rumah yang Tak Harus Sering-sering Dibersihkan
    2 Kondisi Rumah yang Bisa Memicu Alergi
    Apa pun Desainnya, Rumah Harus Tetap Ramah Anak

    #Melakukan perencanaan
    Ada baiknya Anda lebih dulu membahas mengenai keamanan kepada kontraktor sebelum mengambil proyek untuk jangka panjang. Cara ini dapat membuat keluarga lebih aman selama proses renovasi berlangsung. Anda juga harus selalu membersihkan limbah berbahaya dengan segera serta membuat penghalang untuk zona kerja.

    Sebagai orang tua, Anda juga sangat dianjurkan mengambil langkah khusus dalam menjaga anak-anak agar menjauhi wilayah kerja. Misalnya dengan memasang tanda, mengunci pintu, dan menggunakan penghalang pada area kerja. Cara lain yang dapat dilakukan adalah membuat pintu khusus untuk para pekerja dan keluarga.

    #Mengontrol debu
    Hal berikutnya yang harus dilakukan selama masa renovasi rumah adalah mengontrol debu, karena rumah harus tetap menjadi tempat yang aman dan bersih meski sedang direnovasi. Ini agar rumah tetap layak untuk dijadikan tempat tinggal bersama keluarga. Sebab, ketika dalam proses renovasi, pastinya akan ada debu, jamur, dan senyawa organik volatile yang beterbangan di seluruh ruangan.

    Apabila tidak membereskannya, semakin lama Anda akan menghirup udara yang sudah terkontaminasi zat kotor. Untuk mencegah dan mengendalikannya, Anda dapat menggunakan kipas angin dan plastik debu untuk melindungi area rumah yang akan ditempati bersama keluarga.

    HOME


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    UMP 2020 Naik 8,51 Persen, Upah Minimum DKI Jakarta Tertinggi

    Kementerian Ketenagakerjaan mengumumkan kenaikan UMP 2020 sebesar 8,51 persen. Provinsi DKI Jakarta memiliki upah minimum provinsi tertinggi.