Menurut Studi Mencium Bau Makanan dapat Menyebabkan Berat Badan Naik

Reporter:
Editor:

Yunia Pratiwi

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi wanita mencium bau makanan. Freepik.com/yanalya

    Ilustrasi wanita mencium bau makanan. Freepik.com/yanalya

    TEMPO.CO, Jakarta -Bagi mereka yang berusaha keras untuk menurunkan berat badan, mereka tahu bagaimana kadang mengekang keinginan mereka dengan menghirup makanan favorit mereka. Siapa pun pasti mengetahuinya, bahwa makanan favorit kita akan menyabotase tujuan penurunan berat badan, jadi dengan mencoba menghirup rasanya yang memabukkan untuk memuaskan keinginan kita. Itu tidak terasa salah sama sekali.

    Lagipula, apa yang bisa terjadi dengan mencium hidangan yang ada di depan Anda, bukan? Ternyata, tindakan yang dianggap tidak berbahaya ini pun dapat cenderung menyabotase tujuan penurunan berat badan Anda.

    Melansir laman Times of India, sesuai dengan studi yang dilakukan oleh para peneliti dari UC Berkeley, hanya mengendus makanan sebelum makan dapat menyebabkan penambahan berat badan. Studi yang diterbitkan dalam Journal Cell Metabolism menunjukkan bahwa indra penciuman tubuh kita mungkin terkait dengan proses penyimpanan atau pembakaran lemak tubuh.

    Para peneliti menyimpulkan hal ini setelah melakukan uji laboratorium pada sekelompok tikus. Mereka membagi tikus di laboratorium menjadi tiga kelompok terpisah - kelompok kontrol, kelompok tikus dengan kemampuan penciuman cacat sementara dan kelompok dengan kemampuan penciuman super. Semuanya diberi makan makanan tinggi lemak untuk jangka waktu tertentu.

    ADVERTISEMENT

    Pada akhirnya, diamati bahwa tikus yang tidak bisa mencium makanan hampir tidak bertambah berat badannya dibandingkan dengan tikus dengan indra penciuman yang superior - meskipun mereka diberi makan dengan makanan yang persis sama. Tidak hanya itu, untuk mendapatkan gambaran yang lebih jelas, ketika indera penciuman kelompok tikus yang mengalami kenaikan berat badan paling banyak dinonaktifkan ternyata mereka kehilangan semua berat badan, bahkan setelah mengonsumsi makanan yang menggemukkan.

    Mengidam makanan tertentu terkait dengan kelaparan emosional. Aroma makanan yang enak dapat meningkatkan keinginan kita dan memikat Anda untuk menyantap makanan tersebut meskipun Anda tidak pernah berencana untuk memakannya pada awalnya. Hal ini sering kali menyimpang dari tujuan mereka dan mereka akhirnya menikmati makanan yang tidak sehat atau makan berlebihan.

    Baca juga: Cara Mencegah Berat Badan Bertambah Saat Menstruasi

    Indera penciuman sejak awal telah dikaitkan dengan keinginan makan. Tapi ini pertama kalinya dianggap buruk untuk menurunkan berat badan. Studi ini mungkin telah menetapkan hubungan antara bau makanan favorit Anda dan penambahan berat badan, tetapi kita tidak boleh lupa bahwa hal itu dilakukan pada tikus dan mungkin memiliki beberapa keterbatasan jika menyangkut manusia. Jadi, kita tidak bisa mengandalkannya sepenuhnya. Diperlukan lebih banyak penelitian di bidang ini untuk mengkonfirmasi hasil. Sampai saat itu berhati-hatilah dengan apa yang Anda makan dan jauhi makanan yang tidak sehat.


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Greysia / Apriyani, Dipasangkan pada 2017 hingga Juara Olimpade Tokyo 2020

    Greysia / Apriyani berhasil jadi pasangan pertama di ganda putri Indonesia yang merebut medali emas di Olimpiade Tokyo 2020 pada cabang bulu tangkis.