Sebab Warna ASI Bisa Berubah, Perlu Khawatir jika Agak Hitam dan Merah Muda

Reporter

Editor

Mila Novita

Ilustrasi menyusui. factretriever.com

TEMPO.CO, Jakarta - Air susu ibu atau ASI umumnya berwarna kekuning-kuningan, putih, bening, krem, cokelat, atau kadang-kadang agak biru. Perubahan warna itu bisa terjadi beberapa kali dalam sehari. Jika Anda seorang ibu baru, mungkin perubahan warna ini bisa bikin panik. Tapi itu tak perlu karena perubahan ini normal. 

Warna ASI berubah karena berbagai alasan, tapi yang paling umum adalah asupan makanan dan minuman ibu. Makanan mungkin memberi warna hijau, merah atau merah muda pada ASI. Mungkin juga tampak sedikit kecokelatan atau berkarat karena sedikit darah.

Selain itu, warnanya juga berubah pada berbagai tahap agar sesuai dengan kebutuhan bayi yang sedang tumbuh.

Perubahan warna ASI ini terjadi pada setiap tahap, bisa seminggu atau berhari-hari setelah kelahiran bayi. Dilansir dari Times of India, berikut perubahan yang umumnya terjadi.

Kolostrum
Kolostrum atau ASI pertama yang dihasilkan setelah kelahiran si kecil. Tubuh hanya membuat sedikit kolostrum dalam 5 hari pertama setelah melahirkan. Meski sedikit, ASI ini sangat bergizi dan kaya akan antibodi. Kolostrum umumnya berwarna kuning atau oranye dan kental, tetapi terkadang bahkan bisa bening, encer, dan berair. Kadar beta-karoten yang tinggi dalam cairan pertama ini memberikan warna kuning tua atau oranye.

Susu Transisi
Setelah seminggu, tubuh mulai memproduksi lebih banyak ASI untuk memenuhi kebutuhan bayi yang sedang tumbuh. Ini disebut sebagai susu transisi yang diproduksi antara kolostrum dan tahap susu matang. Fase ini berlangsung selama dua minggu setelah kehamilan dan umumnya susu tampak kuning atau putih.

Susu Dewasa
Setelah dua minggu, tubuh akan mencapai tahap pematangan susu. Warna susu yang dihasilkan saat ini bergantung pada kandungan lemaknya. ASI yang mengalir di awal sesi menyusui disebut foremilk, biasanya lebih encer dan memiliki kandungan rendah lemak. Tampak agak bening atau kebiruan.

Setelah beberapa saat menyusui, kandungan lemak meningkat dan ASI menjadi lebih creamy, yang disebut hindmilk. Hindmilk lebih kental dan tampak putih atau agak kuning.

Selain perubahan menurut tahapannya, warna ASI juga tergantung pada jenis makanan, jamu atau minuman yang dikonsumsi ibu menyusui. Jika agak kehijauan itu berarti ibu banyak makan sayuran hijau seperti bayam, brokoli, dan rempah-rempah.

Warna ASI yang agak merah muda, jingga atau merah biasanya dipengaruhi buah yang berwarna merah atau jingga. Terlalu banyak bit, wortel, atau pewarna makanan adalah penyebab utamanya.

Ketika warnanya agak cokelat oranye tua, itu bisa disebabkan oleh kebocoran darah dari dalam ke saluran ASI. Tapi ketika warnanya lebih gelap, ada unsur hitam, biasanya itu disebabkan antibiotik Minocin, yang menyebabkan penggelapan kulit. Antibiotik ini sebenarnya tidak dianjurkan saat menyusui anak.

Meski tidak mengkhawatirkan, ada saatnya ibu perlu berkonsultasi pada dokter saat ASI agak kehitaman karena ini terkait dengan obat. Begitu juga saat ASI berwarna agak merah atau merah muda karena itu bisa disebabkan infeksi payudara.






Penyebab Puting Payudara Gatal, Mulai dari Kulit Kering hingga Menopause

8 hari lalu

Penyebab Puting Payudara Gatal, Mulai dari Kulit Kering hingga Menopause

Puting payudara dan kulit di sekitarnya gampang meradang karena lebih tipis dan cepat kering.


Pentingnya Kecukupan Hidrasi di Masa Kehamilan dan Menyusui

15 hari lalu

Pentingnya Kecukupan Hidrasi di Masa Kehamilan dan Menyusui

Cukup minum air di masa kehamilan dan menyusui penting untuk mendukung perkembangan janin dan bayi karena air komposisi utama dari janin dan ASI.


Ria Ricis Curhat Mengalami Mastitis, Ketahui Penyebab dan Gejalanya

16 hari lalu

Ria Ricis Curhat Mengalami Mastitis, Ketahui Penyebab dan Gejalanya

Ria Ricis sempat merasa putus asa dengan rasa nyeri yang ia alami dan hasil ASI perah yang semakin sedikit.


Ria Ricis Alami Mastitis, Bahayakah Bagi Ibu Menyusui?

17 hari lalu

Ria Ricis Alami Mastitis, Bahayakah Bagi Ibu Menyusui?

YouTuber Ria Ricis baru-baru ini mengungkapkan jika dirinya mengalami mastitis. Apa penyebabnya dan seberapa berbahaya?


Menu MPASI 4 Bintang Belum Memenuhi Kebutuhan Nutrisi Bayi, Ada Risiko Malnutrisi

18 hari lalu

Menu MPASI 4 Bintang Belum Memenuhi Kebutuhan Nutrisi Bayi, Ada Risiko Malnutrisi

Menu MPASI 4 bintang terdiri dari karbohidrat, protein nabati, protein hewani, dan sayuran, tanpa tambahan lemak yang dibutuhkan bayi.


6 Kesalahan yang Sering Dilakukan Orang Tua pada Tahun Pertama

22 hari lalu

6 Kesalahan yang Sering Dilakukan Orang Tua pada Tahun Pertama

Sering kali orang tua merasa bingung dan stres menghadapi seluruh proses pengasuhan bayi yang baru lahir.


5 Fakta Seputar Mitos Menyusui, dari Payudara Kendur hingga Kontrasepsi Alami

38 hari lalu

5 Fakta Seputar Mitos Menyusui, dari Payudara Kendur hingga Kontrasepsi Alami

Banyak mitos seputar menyusui yang bikin para ibu ragu, dokter menjelaskan faktanya.


Pro Kontra Menyusui Lebih dari 2 Tahun

44 hari lalu

Pro Kontra Menyusui Lebih dari 2 Tahun

Tidak jarang ada ibu yang menyusui anak hingga lebih dari dua tahun. Simak plus minusnya.


Ibu Menyusui Rutin Berolahraga Benarkah Mengurangi Suplai ASI?

44 hari lalu

Ibu Menyusui Rutin Berolahraga Benarkah Mengurangi Suplai ASI?

Menyusui meningkatkan kebutuhan nutrisi rata-rata ibu sekitar 330 hingga 400 kalori per hari, tergantung pada tahap menyusui


Ibu Menyusui Butuh Dukungan Suami dan Keluarga, Menurut Penelitian

45 hari lalu

Ibu Menyusui Butuh Dukungan Suami dan Keluarga, Menurut Penelitian

Ibu menyusui yang tidak mendapatkan dukungan berpotensi gagal ASI dan ibu juga bisa mengalami konsekuensi stres.