Diet Air Putih Bantu Cegah Pertumbuhan Sel Kanker dan 3 Manfaat Lainnya

Reporter:
Editor:

Yunia Pratiwi

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Wanita minum air. Freepik.com/Svetlanasokolova

    Wanita minum air. Freepik.com/Svetlanasokolova

    TEMPO.CO, Jakarta - Penurunan berat badan adalah salah satu topik yang paling banyak dibicarakan. Beberapa diet telah mendapatkan popularitas dalam beberapa tahun terakhir karena manfaat penurunan berat badannya. Banyak dari pola makan ini berfokus pada nutrisi atau makanan atau minuman tertentu, termasuk diet air putih atau water fasting.

    Air adalah bagian penting dari makanan setiap orang. Dianjurkan untuk mengonsumsi air putih yang cukup sepanjang hari. Konsumsi air yang optimal terkait dengan berfungsinya tubuh manusia. Ini membuat Anda terhidrasi, membantu membuang racun dari tubuh, mendukung fungsi berbagai organ tubuh dan banyak lagi. Diet air putih tidak hanya mengonsumsi air untuk jangka waktu terbatas.

    Priyanka Agarwal yang merupakan ahli gizi di rumah sakit Max menjelaskan bahwa diet air putih atau water fasting merupakan jenis puasa yang membatasi segalanya kecuali air putih. "Puasa telah menjadi lebih populer dalam beberapa tahun terakhir sebagai cara cepat untuk menurunkan berat badan. Biasanya disarankan untuk berpuasa selama 24 jam. 72 jam. Puasa untuk waktu yang lebih lama dari ini membutuhkan pengawasan medis," ujarnya seperti dilansir dalam NDTV.

    Berikut ini manfaat dan risiko mengikuti diet air putih

    Manfaat diet air putih 
    1. Bukti menunjukkan bahwa puasa, di mana hanya air yang dikonsumsi, menghasilkan manfaat kesehatan potensial dan efek fisiologis.

    2. Mengikuti diet ini dapat meningkatkan tekanan darah dan kadar gula darah. Efeknya pada tekanan darah mungkin lebih sedikit dan diperlukan penelitian lebih lanjut untuk menguraikan hubungan ini.

    3. Puasa air dapat mempromosikan autophagy yang merupakan proses di mana bagian-bagian lama sel Anda dipecah dan didaur ulang. Ini dapat membantu mencegah pertumbuhan sel kanker.

    4. Minum cukup air juga dikaitkan dengan fungsi organ tubuh yang lebih baik dan dapat mencegah risiko beberapa penyakit.

    Risiko kesehatan terkait dengan diet air putih
    1. Ini bukan cara paling sehat untuk menurunkan berat badan. Anda juga bisa kehilangan massa otot. Konsumsi air saja tidak akan menyediakan semua nutrisi yang diperlukan.

    2. Banyak yang tidak tahu bahwa bukan hanya air, makanan yang Anda konsumsi juga berkontribusi terhadap air yang Anda konsumsi dalam sehari. Jadi, minum air putih saja juga dapat membuat Anda dehidrasi, yang mengakibatkan pusing, sakit kepala, mual, sembelit, tekanan darah rendah, dan produktivitas rendah. Untuk menghindari dehidrasi, Anda mungkin perlu minum lebih banyak dari biasanya.

    3. Ini juga dapat menyebabkan penurunan tekanan darah secara tiba-tiba yang disebut hipertensi ortostatik. Beberapa kondisi dapat memperburuk karena puasa jangka panjang seperti penurunan kadar gula darah secara tiba-tiba.

    Jika Anda menginginkan manfaat kesehatan dari diet air puyih, ikuti selalu pola makan ini dengan pengawasan medis. Cobalah metode yang lebih aman untuk menurunkan berat badan. Untuk menurunkan berat badan yang sehat, Anda perlu membakar lebih banyak kalori daripada yang Anda konsumsi. Keseimbangan ini dapat dicapai dengan pola makan yang seimbang dan olahraga teratur.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Kasus Harian Covid-19, Hampir Tiap Bulan Rekor

    Pada 29 November 2020, Kasus Harian Covid-19 sebanyak 6.267 merupakan rekor baru dalam penambahan harian kasus akibat virus corona di Indonesia.