Kiat Perlindungan Diri agar Terhindar dari Virus Corona

Reporter:
Editor:

Yunia Pratiwi

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Petugas Karantina Kesehatan memeriksa suhu tubuh wisatawan asal Cina (kiri) yang baru mendarat di bandara DEO Kota Sorong, Papua Barat, Ahad, 26 Januari 2020. Pasien suspect virus corona tersebut akan diisolasi selama kurang lebih tujuh sampai 14 hari. ANTARA/Olha Mulalinda

    Petugas Karantina Kesehatan memeriksa suhu tubuh wisatawan asal Cina (kiri) yang baru mendarat di bandara DEO Kota Sorong, Papua Barat, Ahad, 26 Januari 2020. Pasien suspect virus corona tersebut akan diisolasi selama kurang lebih tujuh sampai 14 hari. ANTARA/Olha Mulalinda

    TEMPO.CO, Jakarta - Informasi mengenai penyebaran virus corona kian meresahkan publik. Coronavirus atau virus corona merujuk pada sekelompok virus yang diketahui menyebabkan infeksi pernapasan. Beberapa kasus bisa ringan, sedangkan yang lain melibatkan gejala yang lebih serius. 

    Melansir laman Huffinghton Post, Direktur Medis dari Yayasan Nasional untuk Penyakit Menular dan Profesor di Divisi Penyakit Menular di Vanderbilt University Medical Center Amerika Serikat, William Schaffner mengatakan jika sebagian besar strain virus corona bersifat jinak. Jika Anda terkena virus corona, dampaknya tidak lebih buruk dari pilek.

    "Beberapa jenis virus corona hidup pada manusia, dan beberapa hidup pada hewan. Dalam wabah saat ini di Wuhan, virus itu ditularkan dari hewan ke manusia, Sesekali, salah satu virus hewan ini melompat dari spesies hewan ke manusia," kata Schaffner kepada HuffPost.

    Virus corona ditandai dengan gejala seperti demam, batuk, lemas, sesak atau kesulitan bernafas. Dalam kasus yang lebih parah,dapat menyebabkan pneumonia, masalah sistem pernapasan akut, gagal ginjal dan kematian.

    Hingga saat ini, Schaffner mengatakan para peneliti masih bekerja untuk mencari tahu bagaimana virus dapat ditularkan. Penularan kemungkinan membutuhkan jarak yang dekat dengan orang yang terinfeksi - sekitar tiga hingga enam langkah - tetapi tidak diketahui berapa lama bagi seseorang untuk menularkan virus.

    Agar bisa meminimalisir dampak keresahan masyarakat, Schaffner memberikan himbauan yang bisa dilakukan masyarakat agar bisa melindungi diri Anda:

    1. Sering mencuci tangan
    Cara terbaik untuk menangkal virus seperti ini adalah sering mencuci tangan secara rutin. Cucilah tangan Anda dengan air dan sabun serta bilas setidaknya 20 detik, lalu keringkan dengan handuk dan kertas sekali pakai.

    2. Lebih perhatian terhadap kebersihan di ruang publik
    Schaffner menyarankan agar Anda juga menghindari orang batuk dan bersin. JIka bepergian usahakan mendapat vaksin influenza (usaha ini akan membantu Anda tetap kuat jika terkena flu). Anda juga disarankan membersihkan permukaan publik yang akan Anda gunakan selama beberapa jam, seperti di pesawat terbang, meja nampan atau meja saat Anda duduk di bandara.

    3. Hindari pasar hewan
    Jika Anda bepergian ke China, Schaffner menyarankan agar tidak mengunjungi pasar hewan hidup. Hindari kontak dengan hewan hidup di peternakan di daerah pedesaan dan jangan makan daging yang bersumber dari hewan yang tidak biasa.

    4. Ketika memiliki gejala periksa ke medis
    Jika Anda mencurigai Anda sakit dan berisiko tertular virus, pergi ke ruang gawat darurat atau medis. Pastikan untuk menelepon terlebih dahulu sehingga dapat mempersiapkan dan mengambil langkah-langkah keamanan yang diperlukan.

    Perlu diketahui jika sampai saat ini belum ada vaksin dan juga tidak ada anti-virus atau perawatan khusus untuk mereka yang terjangkit virus corona.  "Namun, mereka yang menderita penyakit ini akan dirawat dengan perawatan suportif dan manajemen gejala," ungkap Schaffner

    5. Jangan panik
    Terakhir, jangan panik. Pejabat kesehatan setempat diharapkan bisa menyampaikan informasi yang tepat mengenai pencegahan virus corona.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Polemik Aturan Ketenagakerjaan Dalam RUU Cipta Kerja

    Perubahan aturan ketenagakerjaan menurut pemerintah harus dilakukan agar mengundang investasi.