Ade Irawan Meninggal karena Penyakit Jantung, 8 Alasan Wanita Berisiko Mengalaminya

Reporter:
Editor:

Yunia Pratiwi

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Oka Antara bersama Ade Irawan saat berada dirumah duka Ria Irawan dikawasan Lebakbulus, Jakarta 06 januari 2020. Jenazah Ria Irawan akan dimakamkan di Tanah Kusir. Tempo/Nurdiansah

    Oka Antara bersama Ade Irawan saat berada dirumah duka Ria Irawan dikawasan Lebakbulus, Jakarta 06 januari 2020. Jenazah Ria Irawan akan dimakamkan di Tanah Kusir. Tempo/Nurdiansah

    TEMPO.CO, Jakarta - Aktris senior Ade Irawan meninggal dunia pada Jumat, 17 Januari 2020, berselang 11 hari dari putrinya, Ria Irawan yang meninggal dunia 6 Januari 2020 lalu akibat kanker getah bening. Ade Irawan yang memiliki nama asli Arzia Dahar meninggal dunia di Rumah Sakit Fatmawati Jakarta pukul 14.22 di usianya yang ke-82 tahun.

    Sebelumnya wanita berdarah minang ini sempat dirawat di rumah sakit selama dua pekan akibat sakit di bagian jantung dan paru-paru. Ade Irawan diketahui memiliki riawat penyakit jantung selama 30 tahun terakhir. Penyakit jantung bisa menyerang baik laki-laki dan perempuan, namun perempuan lebih berisiko.

    Melansir laman Mayo Clinic, Jumat 17 Januari 2020 beberapa faktor risiko penyakit arteri koroner - seperti kolesterol tinggi, tekanan darah tinggi, dan obesitas - memengaruhi wanita dan pria. Tetapi faktor-faktor lain dapat memainkan peran yang lebih besar dalam perkembangan penyakit jantung pada wanita.

    Apakah penyakit jantung hanya dikhawatirkan oleh wanita yang lebih tua? Tidak, sebab wanita dari segala usia harus menganggap serius penyakit jantung. Wanita di bawah usia 65 - terutama mereka yang memiliki riwayat penyakit jantung keluarga - juga perlu memperhatikan faktor risiko penyakit jantung.

    Berikut faktor risiko penyakit jantung untuk wanita yang perlu Anda ketahui

    1. Diabetes
    Wanita dengan diabetes lebih mungkin berisiko mengalami penyakit jantung daripada pria dengan diabetes. Juga, karena diabetes dapat mengubah cara Anda merasakan sakit, Anda berisiko lebih besar mengalami serangan jantung diam tanpa gejala.

    2. Stres dan depresi
    Stres dan depresi lebih memengaruhi hati wanita daripada pria. Depresi membuatnya sulit untuk mempertahankan gaya hidup sehat dan mengikuti perawatan yang disarankan.

    3. Merokok
    Merokok adalah faktor risiko yang lebih besar untuk penyakit jantung pada wanita daripada pada pria.

    4. Kurang aktivitas fisik
    Kurangnya aktivitas fisik merupakan faktor risiko utama untuk penyakit jantung. Beberapa penelitian menemukan wanita kurang aktif dibandingkan pria.

    5. Menopause
    Kadar estrogen yang rendah setelah menopause menimbulkan risiko signifikan terkena penyakit pada pembuluh darah yang lebih kecil.

    6. Komplikasi kehamilan
    Tekanan darah tinggi atau diabetes selama kehamilan dapat meningkatkan risiko jangka panjang ibu terhadap tekanan darah tinggi dan diabetes. Kondisi itu juga membuat wanita lebih mungkin terkena penyakit jantung.

    7. Genetik
    Riwayat keluarga dengan penyakit jantung dini. Hal ini tampaknya menjadi faktor risiko yang lebih besar pada wanita daripada pria.

    8. Penyakit radang
    Artritis reumatoid, lupus dan lainnya dapat meningkatkan risiko penyakit jantung pada pria dan wanita.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Virus Korona Wuhan Menjangkiti Kapal Pesiar Diamond Princess

    Jumlah orang yang terinfeksi virus korona Wuhan sampai Minggu, 16 Februari 2020 mencapai 71.226 orang. Termasuk di kapal pesiar Diamond Princess.