Belimbing Sumber Vitamin C, Ada 3 Manfaat Lain untuk Tubuh

Reporter:
Editor:

Yunia Pratiwi

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi belimbing. Pixabay.com/chrisad85

    Ilustrasi belimbing. Pixabay.com/chrisad85

    TEMPO.CO, Jakarta - Belimbing dikenal dengan star fruit karena bentuknya seperti bintang. Buah lezat dan menyegarkan ini banyak ditemui di Asia, tidak terkecuali di Indonesia. Selain itu, buah yang kulitnya berwarna kuning dan hijau ini memiliki manfaat untuk kesehatan. 

    Sama seperti kebanyakan buah, belimbing juga dapat dinikmati dengan berbagai cara, misalnya dijadikan jus, langsung dimakan setelah dipotong-potong kecil, dan bahkan masuk dalam daftar buah yang dirujak. Buah yang pohonnya relatif tidak tinggi ini merupakan sumber yang kaya akan serat dan vitamin C.

    Berikut ini manfaat belimbing untuk kesehatan

    1. Kaya nutrisi
    Biasanya, satu buah belimbing (91 gram) mengandung:

    - Serat: 3 gram
    - Protein: 1 gram
    - Vitamin C: 52 persen dari kebutuhan harian tubuh
    - Vitamin B5: 4 persen dari kebutuhan harian tubuh
    - Folat: 3 persen dari kebutuhan harian tubuh
    - Tembaga: 6 persen dari kebutuhan harian tubuh
    - Kalium: 3 persen dari kebutuhan harian tubuh
    - Magnesium: 2 persen dari kebutuhan harian tubuh

    Jika dilihat, jumlah nutrisi buah belimbing memang tidak sebanyak buah lain. Namun, karena buah ini rendah kalori hanya memiliki 41 kalori, jumlah nutrisi di atas sudah terhitung cukup untuk kesehatan tubuh Anda.

    2. Senyawa tumbuhan sehat
    Buah belimbing mengandung zat lain yang membuatnya semakin menyehatkan untuk dikonsumsi. Beberapa senyawa tumbuhan sehat, seperti kuersetin, asam galat serta epicatechin juga ada dalam belimbing. Ketiga zat itu sangat kaya akan antioksidan dan berbagai manfaat kesehatan lainnya.

    Senyawa tumbuhan ini sudah terbukti mampu mencegah kanker hati pada tikus, serta mengurangi risiko hati berlemak dan kolesterol pada hewan penelitian. Gula alami yang terkandung dalam buah belimbing juga disebut mampu mengatasi peradangan. Walau demikian, jumlah penelitian buah belimbing dan manfaatnya terhadap manusia masih terbatas.

    3. Vitamin C yang menyehatkan tubuh
    Setiap 91 gram buah belimbing yang Anda makan, mampu memenuhi 52 persen kebutuhan harian tubuh atas vitamin C. Vitamin ini sangat penting untuk memperkuat struktur tulang, otot serta pembuluh darah. Selain itu dapat membantu penyerapan zat besi pada tubuh, meningkatkan kemampuan tubuh dalam sembuhkan luka, dan mencegah penyakit. Vitamin C tidak bisa diproduksi oleh tubuh. Untuk mendapatkan manfaatnya, Anda harus mengonsumsi buah yang mengandung vitamin tersebut, seperti belimbing ini.

    4. Meningkatkan kesehatan mata
    Buah belimbing mengandung vitamin A, meskipun sedikit. Namun, Anda tetap bisa merasakan manfaat buah belimbing dalam meningkatkan kesehatan mata. Selain itu, vitamin A juga bisa mencegah Anda dari nyctalopia atau ketidakmampuan melihat dalam cahaya redup atau malam hari. Perlu diketahui, vitamin ini merupakan komponen utama dari pigmen rhodopsin. Pigmen ini berkontribusi terhadap pemrosesan cahaya oleh mata.

    Walau banyak manfaatnya, buah belimbing tidak boleh dimakan oleh penderita penyakit ginjal. Jangan pernah masukkan buah belimbing ke dalam menu makanan Anda, apabila Anda memiliki sakit ginjal. Sebab, ginjal yang tak sehat, tidak mampu menyaring racun yang ada pada buah belimbing.

    SEHATQ


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Korban Konflik Lahan Era SBY dan 4 Tahun Jokowi Versi KPA

    Konsorsium Pembaruan Agraria menyebutkan kasus konflik agraria dalam empat tahun era Jokowi jauh lebih banyak ketimbang sepuluh tahun era SBY.