Keringat Berlebihan Ganggu Penampilan, Simak 7 Tips Mengatasinya

Reporter:
Editor:

Yunia Pratiwi

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi berkeringat. Shutterstock.com

    Ilustrasi berkeringat. Shutterstock.com

    TEMPO.CO, Jakarta - Beberapa orang mengalami keringat yang berlebihan. Meski hanya melakukan aktivitas ringan, keringat mereka bercucuran. Hal ini tentu dapat mengganggu penampilan dan mengurangi kepercayaan diri. 

    Baca juga: Sering Berkeringat Malam Hari Bisa Jadi Ini 5 Penyebabnya

    Mengutip laman WebMD, jika kamu termasuk orang yang mengalami keringat berlebihan dapat mengatasinya dengan beberapa tips berikut ini. 

    #1. Kurangi konsumsi makanan pedas dan minuman berkafein
    Bila kamu senang makanan pedas dan minuman berkafein serta mudah keringat, sebaiknya kurangi konsumsinya. Dua hal tersebut mudah memicu keringat, terutama di area kepala dan wajah.

    ADVERTISEMENT

    #2. Perhatikan cara mandi 
    Selain mandi secara teratur, tak ada salahnya menggunakan sabun anti-bakteri untuk mencegah bakteri pada kulit. Mengingat bakteri tercampur keringat akan menghasilkan bau tak sedap. Perhatikan tingkat kekeringan saat membasuh usai mandi. Pastikan dalam kondisi benar-benar kering saat mengenakan busana.

    #3. Jeli memilih busana
    Sebaiknya pilih busana yang tidak ketat dan berbahan natural seperti katun. Hal ini agar sirkulasi udara dan kelembapan terjaga dengan baik. Saat berolahraga, pilihlah busana berpori-pori untuk menyeimbangkan kelembapan saat aktif bergerak. Kamu juga bisa memilih busana bermotif, warna hitam atau putih untuk menutupi noda keringat. Ganti pakaian setiap hari serta kenakan pakaian dalam berbahan lembut.

    #4. Pilih antiperspirant yang baik
    Sebaiknya memilih antiperspirant berbahan alami untuk mencegah timbulnya masalah lain pada kulit. Mengingat sejumlah produk antiperspirant mengandung alumunium, parabean, dan pewangi sitentik. Contohnya baking soda dan minyak kelapa.

    #5. Pola hidup sehat
    Obesitas, merokok, dan minuman berakohol turut memicu keringat berlebihan. Sebaiknya kendalikan tiga hal penyebab tersebut, karena baik juga untuk mencegah timbulnya penyakit lain.

    #6. Perbanyak relaksasi
    Kondisi stres juga berdampak terhadap produksi keringat berlebihan. Luangkan waktu untuk yoga, meditasi, atau sekadar mengambil napas panjang dan istirahat pendek dengan gaya favorit Anda. Bisa mendengarkan musik atau menonton layanan tv streaming.

    #7. Berkonsultasi dengan dokter
    Jika sudah menerapkan langkah-langkah tersebut namun belum ada perubahan signifikan, lebih baik berkonsultasi dengan dokter. Ada sejumlah perawatan yang ditawarkan seperti suntik botoks. Terlebih lagi bila keringat berlebihan Anda diikuti demam, penurunan berat badan, sakit dada, atau jantung berdetak kencang. Itu menjadi pertanda sejumlah masalah kesehatan di sejumlah fungsi dan organ, seperti infeksi, jantung, tumor, dan tiroid.

    SELVY RIANA PUTRI


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Greysia / Apriyani, Dipasangkan pada 2017 hingga Juara Olimpade Tokyo 2020

    Greysia / Apriyani berhasil jadi pasangan pertama di ganda putri Indonesia yang merebut medali emas di Olimpiade Tokyo 2020 pada cabang bulu tangkis.