Cuma Flu, Tak perlu Minum Suplemen. Ini Kata Pakar

Reporter:
Editor:

Yayuk Widiyarti

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi suplemen/vitamin. Shutterstock

    Ilustrasi suplemen/vitamin. Shutterstock

    TEMPO.CO, Jakarta - Menurut ahli gizi, penggunaan suplemen tak diperlukan untuk mengatasi salesma, seperti batuk, flu, mata berair, sakit tenggorokan, hidung meler, dan bersin. Suplemen gizi dapat diperoleh dengan mudah dan hadir dalam berbagai bentuk, baik sebagai tablet yang mudah dilarutkan dalam air, pil, kapsul, cairan, atau bubuk.

    Orang sehat yang tidak terlindungi dengan baik dari penyakit dapat mengonsumsi suplemen sejenis itu, menurut juru bicara German Nutrition Society (DGE), Antje Gahl. Diet seimbang umumnya menyediakan semua nutrisi yang dibutuhkan tubuh.

    Artikel lain:
    Tidak Terbiasa Minum Obat Flu, Redakan dengan Bahan Alami Ini
    Alasan Sup Ayam Hangat Baik buat Penderita Flu

    Namun, bagaimana jika pola makan tidak seimbang? Dapatkah suplemen gizi membantu? Ternyata tidak. Suplemen bukanlah pengganti diet seimbang, kata para ahli.

    ADVERTISEMENT

    “Suplemen gizi bukan pengganti nutrisi,” ujar juru bicara Germany’s Federal Office for Agriculture and Food, Harald Seitz, dengan tegas.

    Jika makan paprika, misalnya, Anda mendapat lebih dari sekadar vitamin C. Selain itu, paprika mengandung asam folat, vitamin B kompleks, magnesium, zat besi, serta zat tanaman sekunder. Konsumen tidak perlu khawatir bahwa buah dan sayuran saat ini tidak lagi memiliki nutrisi yang cukup.

    Baca juga:
    Trik Cantik, Meski Flu dan Batuk Menyerang
    Jangan Sepelekan Pilek karena Bisa Menular ke Rekan Kerja

    “Jika makan berbagai variasi makanan segar, sebagai aturan Ada akan mendapatkan
    nutrisi,” ujar Seitz.

    Pengecualian untuk aturan ini ditujukan pada orang lanjut usia yang tidak lagi keluar rumah, perempuan hamil atau menyusui, dan bayi. Intoleransi makanan, diet vegan, dan penyakit-penyakit tertentu juga dapat mengonsumsi suplemen gizi, menurut DGE.


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Gonta-ganti Istilah Kebijakan Pemerintah Atasi Covid-19, dari PSBB sampai PPKM

    Simak sejumlah istilah kebijakan penanganan pandemi Covid-19, mulai dari PSBB hingga PPKM, yang diciptakan pemerintah sejak 20 April 2020.