Survei: Prosedur Cuti Haid dan Lahiran untuk Perempuan Masih Kaku

Reporter:
Editor:

Yunia Pratiwi

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • 24_ksesehatan_ilustrasinyerihaid

    24_ksesehatan_ilustrasinyerihaid

    TEMPO.CO, Jakarta - Komite Perempuan IndustriALL Indonesia Council menunjukkan hasil survei perlindungan hak reproduksi buruh dalam Perjanjian Kerja Bersama (PKB), yang menjelaskan kalau perlindungan hak reproduksi pekerja perempuan di Indonesia masih rendah. Survei ini dilakukan terhadap 186 serikat pekerja di tingkat perusahaan dan 186 PKB dari Federasi Afiliasi IndustriALL di Indonesia.

    Baca juga: Diskriminasi Terhadap Pekerja Perempuan di Indonesia Masih Tinggi

    Hasil survei menunjukkan kalau 87 persen perusahaan sudah memiliki cuti haid, yaitu cuti saat perempuan sakit berat karena haid. Sedangkan 9 persen perusahaan tidak memiliki cuti haid. “Masih adanya perusahaan yang tidak memberikan cuti haid, tentu saja memprihatinkan. Hal ini mengingat cuti haid adalah hak normatif yang harus didapatkan pekerja. Belum lagi, haid bagi perempuan merupakan faktor penting dalam reproduksi,” kata Ketua Departemen Komunikasi dan Media Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia, Kahar S. Cahyono dalam keterangan resmi

    Tidak hanya itu, perusahaan yang memberikan cuti haid juga memiliki persyaratan yang bisa menyulitkan perempuan. Sekitar 42 persen mengatakan kalau cara pengambilan cuti haid harus menggunakan surat dokter. “Padahal haid bukan penyakit, yang semestinya tidak memerlukan surat dokter,” lanjutnya.

    ADVERTISEMENT

    Sedangkan untuk cuti melahirkan, 72 persen pemberian cuti melahirkan masih kaku dengan sistem 1,5 bulan sebelum dan 1,5 bulan sesudah melahirkan. Padahal, idealnya adalah untuk memiliki cuti melahirkan yang lebih fleksibel, asalkan totalnya 3 bulan. Survei ini juga menemukan  18 persen perusahaan membatasi cuti melahirkan hanya sampai anak ketiga. Bila pekerja perempuan memiliki anak keempat dan seterusnya, tidak akan mendapat cuti.


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Pujian dan Kado Menghujani Greysia / Apriyani, dari Sapi hingga Langganan Berita

    Indonesia hujani Greysia / Apriyani dengan sanjungan dan hadiah. Mulai dari sapi, emas sungguhan, sampai langganan produk digital. Dari siapa saja?