Perubahan yang Dilakukan Tasya Kamila Setelah Hamil

Reporter:
Editor:

Yunia Pratiwi

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Tayas Kamila. Instagram.com/@upanduvan

    Tayas Kamila. Instagram.com/@upanduvan

    TEMPO.CO, JakartaTasya Kamila kini tengah mengandung anak pertama. Awalnya ia sempat merasa kaget mendapat anugerah yang sangat cepat, tapi ia mengaku bersemangat menjalani proses kehamilan.

    Baca juga: Cerita Tasya Kamila Ngidam Random dan LDR saat Hamil

    Tasya Kamila mengatakan jika jarak antara pernikahan dan kehamilannya hanya jeda tiga minggu saja. Ia juga tidak pernah ikut program hamil dan membiarkan segalanya berjalan natural. "Bahagia dan bersyukur karena dikasih kepercayaan cepat. Aku mengandung dan sekarang memasuki empat bulan. Kita enggak pernah mau fokus ikut program hamil, kita netral aja tapi berusaha," kata Tasya dalam peluncuran "Femometer Sensitif Ovutest Digital" di Jakarta, Selasa 18 Desember 2018.

    Setelah tahu hamil, ada beberapa hal yang berubah dari 'Si Anak Gembala' itu. Ia mulai
    mengganti olahraga thai boxing menjadi berenang. Tasya juga semakin rajin mengonsumsi makanan sehat. "Makanan juga banyak yang harus dikurangin kayak yang manis-manis. Sekarang jadi lebih peduli dengan makanan yang masuk, lebih aware aja. Tapi aku juga bukan yang percaya mitos enggak boleh makan ini-itu. Aku selalu tanya ke dokter dari yang krusial sampai yang enggak penting," jelas Tasya Kamila.

    ADVERTISEMENT

    Untuk jenis kelamin anak, Tasya Kamila dan sang suami, Randi Bachtiar tidak mempermasalahkan nantinya mau diberi laki-laki atau perempuan. Bahkan, mereka tidak ingin mencari tahu dengan segera. "Kita pengin bikin gender party nanti pas baby shower, biar nanti surprise di situ saja. Jadi nanti yang tahu duluan malah party plannernya," ujar Tasya Kamila.


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Potongan Janggal Hukuman Djoko Tjandra, Komisi Yudisial akan Ikut Turun Tangan

    Pengadilan Tinggi DKI Jakarta mengabulkan banding terdakwa Djoko Tjandra atas kasus suap status red notice. Sejumlah kontroversi mewarnai putusan itu.