Senin, 10 Desember 2018

Redakan Batuk dengan Bahan Alami Ini, Simak Cara Membuatnya

Reporter:
Editor:

Yayuk Widiyarti

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi madu. shutterstock.com

    Ilustrasi madu. shutterstock.com

    TEMPO.CO, Jakarta - Anda mungkin terbiasa mengonsumsi obat-obatan yang memiliki efek samping saat batuk. Agar lebih sehat, tidak ada salahnya jika beralih ke obat-obatan alami, seperti madu, jahe, dan lemon.

    Dilansir dari Boldsky, ketiga bahan alami tersebut dapat digunakan sebagai obat tradisional untuk mengobati batuk dan telah mendapatkan reputasi yang baik secara medis. Masing-masing bahan ini memiliki khasiat ampuh untuk mengobati batuk dan ketika dikombinasikan manfaatnya berlipat ganda.

    Artikel lain:
    Penularan TBC Bisa Dicegah dengan Jaga Etika saat Batuk
    Trik Cantik, Meski Flu dan Batuk Menyerang

    Jahe sering digunakan untuk meredakan sakit tenggorokan dan mengurangi batuk karena sifat analgesik alami. Jahe memiliki komponen obat, termasuk minyak esensial, antioksidan dan oleoresin. Oleoresin dikenal karena kemampuan antitusifnya, yang berarti dapat meredakan dan menekan batuk.

    Madu dianggap sebagai obat yang sangat baik untuk meredakan batuk karena memiliki sifat antibakteri yang membantu menghilangkan bakteri penyebab batuk. Sementara, lemon kaya vitamin C yang memperkuat kekebalan tubuh. Lemon memiliki sifat antibiotik, antibakteri, dan antivirUS yang kuat dan dapat menangkal bakteri dan virus penyebab batuk.

    Ketika jahe, madu, dan lemon dikombinasikan, ketiganya akan merangsang kelenjar ludah dan memicu pelepasan lendir melalui saluran udara serta menenangkan tenggorokan. Setelah mengetahui manfaat dari ketiga bahan alami ini, saatnya mengetahui bagaimana cara membuatnya.

    Ilustrasi batuk. huffingtonpost.com

    Cara membuat

    Bahan:
    1 cangkir madu
    2 lemon
    9 centimeter jahe
    1 gelas air

    Metode
    Langkah 1: Kupas akar jahe dan potong kecil-kecil.

    Langkah 2: Parut kulit lemon sampai mendapatkan 1-1,5 sendok teh kulit lemon.

    Langkah 3: Ambil panci dan tuangkan 1 cangkir air ke dalamnya. Kemudian, tambahkan jahe cincang dan kulit lemon ke dalam air dan aduk.

    Langkah 4: Rebus cairan dan biarkan mendidih selama 4-5 menit.

    Langkah 5: Saring cairan ke dalam mangkuk sampai panci hanya berisi sedikit jahe dan kulit lemon, sisihkan.

    Langkah 6: Ambil panci lain dan tuangkan 1 cangkir madu ke dalamnya. pemanaskan dengan api kecil selama 8-10 menit berikutnya. Pastikan madu tidak mendidih karena akan menghancurkan sifat obatnya.

    Langkah 7: Setelah madu panas, tuangkan cairan lemon dan jahe yang sudah disiapkan sebelumnya ke dalamnya. Kemudian, peras dua buah lemon dan tuangkan ke dalam campuran ini.

    Langkah 8: Di atas nyala api rendah-sedang, terus aduk campuran ini selama 10 menit berikutnya, sampai cairan mulai menggelembung dan mendidih.

    Langkah 9: Setelah campuran matang, angkat dan biarkan hingga dingin atau sampai hangat untuk disentuh. Kemudian, tuangkan ke dalam stoples kaca. Usahakan jangan menuangnya dalam keadaan panas ke dalam wadah kaca karena dapat menyebabkan retak dan pecah. Selain itu, jangan pula menggunakan wadah plastik.

    Baca juga:
    Lemon Juga Ampuh Redakan Batuk, Trik Lainnya?
    Batuk? Atasi dengan Obat Batuk Buatan Sendiri

    Pembuatannya paling tidak membutuhkan waktu persiapan selama 10 menit dan waktu memasak selama 30 menit untuk menghasilkan satu botol.

    Usahakan menyimpan obat di tempat sejuk, kering, dan higienis, serta tidak terkena paparan sinar matahari secara langsung. Minum ramuan ini tiga kali dalam sehari minimal tiga hari untuk melihat efeknya. Ramuan ini lebih baik dikonsumsi dalam 3 minggu.

    Sebagai informasi, orang dewasa dan remaja bisa mengonsumsi ramuan ini karena aman. Sementara, untuk ibu hamil dan bayi lebih baik berkonsultasi dengan dokter sebelum minum jahe, madu, dan lemon.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Kementerian Kominfo Memblokir Situs-Situs dengan Konten Radikal

    Kementerian Komunikasi dan Informasi telah memblokir 230 situs dan menghapus ribuan konten radikal dari berbagai platform.