6 Gerakan Yoga di Dalam Air Supaya Otot Rileks dan Lentur

Reporter:
Editor:

Yunia Pratiwi

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi Yoga. Feng Li/Getty Images

    Ilustrasi Yoga. Feng Li/Getty Images

    TEMPO.CO, Jakarta - Yoga memiliki banyak manfaat untuk tubuh. Mulai dari menjaga kondisi tubuh, relaksasi, sekaligus mengatasi berbagai kebiasaan buruk. Bahkan yoga dapat membuat kita mengenali kemampuan diri, meningkatkan fokus, dan mencegah insomnia.

    Baca juga: 6 Pose Yoga untuk Menangkal Kebiasaan Buruk

    Sesekali coba latihan yoga di dalam air, tentu akan memberikan suasana yang berbeda. Selain dapat melatih kelenturan, yoga di dalam air bisa melatih kekuatan serta keseimbangan tubuh. Sebelum berlatih, jangan lupa kenakan baju renang dan siapkan kacamata renang. Berikut beberapa gerakan yoga yang bisa dilakukan di dalam air. 

    #1. Half Moon Pose
    Jaga otot lutut tetap kuat dengan gerakan half moon pose. Berdirilah dekat sisi kolam. Luruskan tangan kanan untuk menyentuh dinding kolam. Posisikan telapak tangan kiri di pinggang. Angkat kaki kiri ke belakang dan condongkan tubuh ke depan. Pastikan kedua kaki lurus dan kaki kiri sejajar dengan lantai kolam. Kemudian, angkat tangan kiri hingga lurus ke atas. Tahan posisi ini selama 5 tarikan napas. Setelahnya, ganti posisi kaki dan tangan.

    ADVERTISEMENT

    #2. Dynamic ChairOtot Relaks Dengan Beryoga di Dalam Air (dok. Love To Know)
    Otot Relaks Dengan Beryoga di Dalam Air (dok. Love To Know)

    Gerakan ini bermanfaat melatih mobilitas pergelangan kaki dan otot trisep. Mulailah dari posisi berdiri dan rentangkan tangan ke atas. Sambil membuang napas, ayunkan lengan ke bawah dan tekuk kedua lutut hingga posisi squat. Kedua tangan berada di sisi tubuh. Ketika menarik napas, angkat lengan ke depan lalu ke atas sambil kembali pada posisi berdiri. Jika kurang nyaman dengan posisi kepala yang masuk ke dalam air sepenuhnya, Anda bisa melakukan gerakan ini di kolam yang dangkal. Ulangi gerakan sampai 5 kali.

    #3. Crescent Warrior 
    <strong>Crescent Warrior (dok. Love To Know)</strong>
    Crescent Warrior (dok. Love To Know)

    Meregangkan otot pinggul sambil melatih kekuatan otot paha dan bokong dengan crescent warrior. Awali dari posisi berdiri dengan merentangkan tangan ke atas. Langkahkan kaki kanan ke belakang. Tekuk lutut kiri dan dorong tubuh ke bawah, posisi kaki kanan lurus. Angkat kepala dan arahkan pandangan ke atas. Luruskan kedua telapak tangan di atas kepala hingga kedua telapak tangan saling menyentuh. Tahan posisi ini selama 5 tarikan napas dan ganti kaki.

    #4. Big Toe Pose
    Ingin melatih keseimbangan sekaligus kelenturan? Lakukan big toe pose secara rutin. Caranya, berdiri dekat sisi kolam. Lalu, luruskan tangan kanan untuk menyentuh dinding kolam. Angkat  kaki kiri ke arah sisi kiri tubuh, sejauh mungkin dan letakkan  telapak tangan kiri pada jari-jari kaki kiri. Pastikan posisi badan tetap tegak dan telapak tangan kiri memegang jari-jari kaki kiri. Tahan posisi selama 5 detik kemudian ganti posisi kaki dan tangan.

    #5. Dancer's Pose<strong>Dancer&#39;s Pose (dok. Love to Know)</strong>
    Dancer&#39;s Pose (dok. Love to Know)

    Mengencangkan otot bokong sekaligus melatih otot punggung cukup dengan dancer's pose. Mulai dari berdiri tegak. Kedua kaki rapat dan kedua telapak tangan berada di sisi tubuh. Angkat kaki kanan ke belakang dan pegang pergelangan kaki tersebut dengan tangan kanan. Angkat tangan kiri ke atas. Tahan posisi ini selama 5 tarikan napas kemudian ganti tangan dan kaki.

    #6. Floating Pose<strong>Floating Pose (dok. Khoobsurati)</strong>
    Floating Pose (dok. Khoobsurati)

    Akhiri latihan dengan mengambang di atas air. Tujuannya untuk membuat otot tetap relaks sekaligus menenangkan pikiran. Cukup berbaring di atas air sambil merapatkan kaki dan merentangkan kedua tangan ke samping. Bersantailah selama 3 menit dalam pose ini.

    AURA


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Potongan Janggal Hukuman Djoko Tjandra, Komisi Yudisial akan Ikut Turun Tangan

    Pengadilan Tinggi DKI Jakarta mengabulkan banding terdakwa Djoko Tjandra atas kasus suap status red notice. Sejumlah kontroversi mewarnai putusan itu.