Minggu, 21 Oktober 2018

Ayudia Bing Slamet Kerja Bareng Suami, Komunikasi Makin Lancar

Reporter:
Editor:

Yunia Pratiwi

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ayudia Bing Slamet dan suaminya, Ditto, dan buah hati mereka . TABLOIDBINTANG.COM

    Ayudia Bing Slamet dan suaminya, Ditto, dan buah hati mereka . TABLOIDBINTANG.COM

    TEMPO.CO, Jakarta - Banyak yang menganggap bekerja dengan pasangan rentan menimbulkan masalah, misalnya pertengkaran karena perbedaan pendapat satu sama lain. Namun hal ini tidak berlaku pada pasangan Ayudia Bing Slamet dan suaminya, Ditto Percussion.

    Baca juga:
    Ayudia Bing Slamet Merawat Cinta, Marahan Pasti Ada
    Ayudia Bing Slamet Ungkap Rahasia Punya Banyak Followers

    Pasangan selebritas ini banyak melakukan aktivitas bersama. Tak hanya di rumah, tapi juga ada beberapa proyek kerja yang dilakukan bersama-sama. Namun, menurut Ayudia, justru mereka harus melakukan pekerjaan yang sama.

    "Kami memang agak unik, sih. Biasanya kan kalau orang lain kerja sama suami suka bosan, tapi kita beda, sih. Kita malah harus kerja bareng. Malah kita akan berantem kalau enggak ngapa-ngapain," kata Ayudia Bing Slamet di sela peluncuran single-nya yang berjudul Rindu di Jakarta, baru-baru ini.  

    Artikel lain:
    Ayudia Bing Slamet Kurangi Nasi Demi Jaga Kesehatan Saat Puasa
    Inspirasi Hijab Simpel dan Elegan Ayudia Bing Slamet

    Ayudia Bing Slamet merasa komunikasinya dengan Ditto justru berjalan lancar saat bekerja. "Malah kalau enggak ngapa-ngapain jadi enggak nyambung, aneh gitu di rumah. Kami senang kerja jadi kami coba bikin semuanya bareng terus," ujarnya.

    Hal senada juga diungkapkan Ditto. Menurut Ditto, makin banyak hal yang dibahas, dia dan Ayu bisa makin terbuka. "Bahasannya akan lebih panjang kalau bahas kerjaan," ucapnya.

    TABLOIDBINTANG


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Hak Asasi Binatang Diperingati untuk Melindungi Hewan

    Hak Asasi Binatang, yang diperingati setiap 15 Oktober, diperingati demi melindungi hewan yang sering dieksploitasi secara berlebihan, bahkan disiksa.