Pakar Ungkap Penyebab Tumbuhnya Benih Cinta Lama, Jangan Tergoda

Reporter:
Editor:

Yayuk Widiyarti

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi pasangan CLBK bermesraan. shutterstock.com

    Ilustrasi pasangan CLBK bermesraan. shutterstock.com

    TEMPO.CO, Jakarta - Sebuah penelitian komprehensif bertajuk Lost & Found Lovers: Facts and Fantasties of Rekindles Romances, yang dilakukan oleh psikolog sekaligus profesor emeritus di Universitas Negeri California di Amerika Serikat, Nancy Kalish, Ph.D. menemukan bahwa 72 persen pasangan yang membina hubungan lantaran cinta lama bersemi kembali (CLBK), berhasil membangun sebuah hubungan ke tingkat serius.

    Meski hubungan yang berasal dari CLBK memiliki kemungkinan keberhasilan cukup tinggi, Anda juga harus memperhatikan situasi dan kondisi tertentu.

    Dalam penelitian tersebut Kalish menemukan bahwa pasangan yang berhasil membangun hubungan dari kisah lama adalah pasangan yang memang tidak terikat status hubungan dengan orang lain. Selain itu, biasanya kisah cinta mereka  di masa lalu berakhir karena faktor eksternal, seperti masalah jarak atau tidak disetujui orang tua.

    Artinya, orang yang telah terikat hubungan asmara seperti pernikahan, misalnya, kecil kemungkinannya berhasil membangun kembali cinta lama. Hal ini dibuktikan oleh Kalish lewat penelitian lanjutan pada 2005-2006 dengan jumlah responden sekitar 1.600 orang, yang bertemu  cinta lamanya lewat media sosial. 

    “Mayoritas, yakni sekitar 62 persen, dari peserta survei telah menikah. Hasilnya, tingkat keberhasilan hubungan dari reuni cinta lama ini sangat rendah, yakni hanya 5 persen,” tulisnya.

    Baca juga:
    Ketika Pertemanan Berubah Menjadi Cinta, Cek Tandanya
    Ternyata, Cinta pada Pandangan Pertama Cuma Mitos
    Kata Peneliti Ini Penyebab Putus Cinta Paling Menyakitkan

    Oleh karenanya, jangan berharap  Anda bisa merajut kembali kisah romantis di masa lalu jika telah terikat hubungan yang baru. Namun, bagi yang masih sendiri, cinta lama masih mungkin  untuk diperjuangkan. Meski begitu, apa yang harus dipertimbangkan ketika mencoba membangun kembali cinta lama?

    Pertama-tama, psikolog sekaligus peneliti dari Universitas Toronto, AS, Mariana Bockarova, PhD. meminta mengingat kembali mengapa sebelumnya Anda memutuskan mengakhiri hubungan?  

    Apakah dikarena faktor eksternal seperti masalah jarak, tidak direstui orang tua atau faktor internal seperti perselingkuhan, pelecehan, perilaku yang tidak baik?  

    Jika karena faktor eksternal, maka Anda bisa kembali kepadanya karena kendala eksternal umumnya masih bisa diperbaiki. Tetapi jika dulu Anda memutus hubungan lantaran faktor internal, sebaiknya lupakan kisah lama itu. Kebahagian yang datang dari hubungan yang tidak sehat tidak akan bertahan lama.

    “Selanjutnya, apakah Anda dan pasangan benar-benar memiliki komitmen yang sama untuk melakukan perubahan? Pelajari mengap hubungan  kalian sebelumnya tidak berhasil, kemudian lakukan perubahan agar hubungan baru yang tercipta bisa berjalan langgeng,” saran Bockarova.

    AURA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Jokowi Memilih Status PSBB, Sejumlah Negara Memutuskan Lockdown

    Presiden Joko Widodo atau Jokowi memutuskan PSBB. Hal itu berbeda dengan sejumlah negara yang telah menetapkan status lockdown atau karantina wilayah.