Kiat Penderita Diabetes Mengontrol Gula Darah Saat Puasa

Reporter:
Editor:

Yunia Pratiwi

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi diabetes. Shutterstock.com

    Ilustrasi diabetes. Shutterstock.com

    TEMPO.CO, Jakarta - Gula darah cenderung menurun ketika berpuasa karena tubuh tidak mendapat asupan gula selama belasan jam. Namun Anda tidak perlu khawatir karena tubuh memiliki cadangan gula alami atau glukosa yang tersimpan di hati.

    Itu sebabnya, kita mendengar slogan: berbukalah dengan yang manis. Mengingat, tubuh memerlukan asupan gula setelah seharian berpuasa. Namun, bukan berarti setiap berbuka Anda boleh melahap kolak dan kawan-kawannya. 

    Artikel lainnya:

    Dokter Ungkap Alasan Kebaikan Puasa buat Kesehatan
    Memahami Waktu Makan Besar yang Tepat seusai Berbuka Puasa

    “Kadar gula kolak tinggi sekali. Untuk takjil sebaiknya jus buah saja seperti jus semangka atau melon lalu makan nasi berserat kompleks," ujar ahli gizi dari MRCCC Siloam Hospital Jakarta, Samuel Oetoro.

    Ilustrasi diabetes. shutterstock.com

    Lebih lanjut Samuel menambahkan nasi merah dapat dimakan setelah salat tarawih misalnya, disambung makan buah dan sayur lagi agar kebutuhan gizi tubuh terpenuhi. Untuk penderita diabetes, sebaiknya konsultasi dengan dokter sebelum memutuskan berpuasa.

    Baca juga: Kata Dokter, Puasa Justru Bisa Mengatasi Sakit Maag

    Selain itu, Samuel meminta penderita diabetes melakukan pengecekan gula darah secara rutin. Tujuannya, mengetahui apakah kondisi fisik pasien masih sanggup untuk berpuasa atau tidak. Jika muncul tanda-tanda gula darah menurun drastis (hipoglikemik), sebaiknya puasa dibatalkan demi keselamatan pasien.

    “Hipoglikemik itu ditandai pasien kurang fokus dan jantung berdebar kencang. Jika itu terjadi, segera periksa ke dokter,” ujar Samuel.

    AURA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Cegah Covid-19, Kenali Masker Kain, Bedah, N95, dan Respirator

    Seorang dokter spesialis paru RSUP Persahabatan membenarkan efektifitas masker untuk menangkal Covid-19. Tiap jenis masker memiliki karakter berbeda.