Menakar Asupan Protein yang Sesuai Kebutuhan Tubuh Saat Diet

Reporter:
Editor:

Yunia Pratiwi

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi porsi makanan. Shutterstock

    Ilustrasi porsi makanan. Shutterstock

    TEMPO.CO, Jakarta - Diet salah satu cara yang paling banyak dilakukan untuk menurunkan berat badan. Namun kadang orang yang berdiet memahami porsi makan yang tepat saja tidak bisa. Kebanyakan justru fokus untuk mengurangi makan atau bahkan melakukan pantangan terhadap beberapa jenis makanan.

    Nadira Diva, influencer di bidang gaya hidup sehat mengatakan bahwa sesungguhnya tidak ada pantangan makanan dalam diet. Berdasarkan pengalaman pribadinya, Nadira Diva hanya pantangan terhadap makanan yang menyebabkannya alergi. "Jadi sebetulnya tidak ada pantangan, asalkan tahu porsi dan batasannya," kata Nadira Diva di Jakarta, Sabtu 5 Mei 2018.  

    Artikel lainnya: 
    Diet Pasti Gagal Kalau 5 Kebiasaan Ini Masih Dilakukan
    Mengerikan, Perempuan Ini Nyaris Lumpuh Gara-gara Diet Vegan

    Kuncinya, setiap orang harus tahu seberapa besar porsi makanan yang dibutuhkan tubuhnya, bukan yang sanggup dimakannya. "Maka saya selalu bilang, dengarkan tubuh Anda," ujarnya. Meski tetap melakukan pantangan saat diet, misal, mengganti asupan karbohidrat dengan protein, akan sia - sia jika porsi protein yang masuk berlebih.

    Nadira Diva kemudian memberi tips mudah menakar asupan protein yang dibutuhkan tubuh kita setiap kali makan. Cukup gunakan telapak tangan kita sendiri. Untuk protein ikan, Nadira Diva menyebut satu telapak tangan penuh hingga ujung jari sebagai porsi yang pas. Untuk protein ayam, cukup satu telapak tangan hingga ruas pertama jari. Sedangkan protein daging merah yaitu cukup satu telapak tangan tanpa jari. Tentu ukuran telapak tangan setiap orang bisa jadi berbeda. Maka itulah porsi yang mendekati tepat untuk satu kali makan protein.

    Nadira Diva dalam acara Grand Opening PUMA Store Lippo Mall Puri (Dok. PR)
    Nadira Diva dalam acara Grand Opening PUMA Store Lippo Mall Puri (Dok. PR)

    "Kalau protein dalam bentuk liquid, maka cukup satu sendok makan. Kalau kacang - kacangan, seperempat cup (porsinya)," lanjut Nadira Diva. "Jika Anda sukanya nyemil, itu kan tahu ada nutrition fact-nya di belakang kemasan. Anda tentu bisa melihat ketentuan takaran sajinya. Jangan sampai yang takaran sajinya dua malah dikonsumsi dalam satu waktu sekaligus," ujarnya. 

    Baca juga: Alasan Jennifer Bachdim Pilih Pola Makan Seimbang Ketimbang Diet

     

    Nadira Diva menambahkan inti dari program diet adalah tentang porsi yang terkontrol. "Makanya program diet itu tidak bisa sama persis antara satu orang dan lainnya. Mungkin bagi dia gaya diet itu berhasil, tapi belum tentu pas pada Anda, Jadi kenalilah dulu kebutuhan Anda," ujarnya.

    AURA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Resep Mudah Membuat Disinfektan Saat Wabah Virus Corona

    Ketika wabah virus corona merebak, cairan disinfektan kian diminati masyarakat. Bila kehabisan, ada cara alternatif membuat cairan anti kuman itu.