Punya Pipi Chubby, Jessica Veranda Sempat Tergoda Operasi Plastik

Reporter:
Editor:

Yunia Pratiwi

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Jessica Veranda saat menghadiri 'Seminar Beauty Spiring 2018' di Grand Hyatt, Thamrin, Jakarta Pusat, Selasa, 24 April 2018. TEMPO/Yatti Febri Ningsih

    Jessica Veranda saat menghadiri 'Seminar Beauty Spiring 2018' di Grand Hyatt, Thamrin, Jakarta Pusat, Selasa, 24 April 2018. TEMPO/Yatti Febri Ningsih

    TEMPO.CO, Jakarta - Banyak cara yang dapat dilakukan untuk mempercantik penampilan, salah satunya dengan melakukan operasi plastik. Jessica Veranda mantan personel JKT 48 mengaku sempat tergoda melakukan operasi plastik. Dia ingin mengubah pipinya yang tembam menjadi lebih tirus. 

    “Dulu sempat berfikir untuk mengoperasi bagian pipi supaya lebih tirus. Tapi, ternyata banyak fans yang suka aku, karena pipiku yang chubby,” ungkap perempuan yang biasa disapa Ve ini, saat ditemui di Grand Hyatt, Thamrin, Jakarta Pusat, Selasa, 24 April 2018.

    Keinginan untuk operasi plastik itu muncul setelah Jessica Veranda sering memperhatikan wajah mereka yang telah menjalani operasi plastik. Hasilnya, wajah mereka memang tampak lebih menarik dan sesuai dengan definisi kecantikan pada umumnya.

    Artikel lainnya:
    Bagian Favorit Artis Korea yang Diubah Lewat Operasi Plastik
    Penjelasan Psikolog Mengenai Tren Operasi Plastik

    Jessica Veranda. Instagram

    Baca juga: Suntik Filler dan Operasi Plastik Bikin Ketagihan Ini Kata Ahli

    Namun Jessica Veranda mengaku takut membayangkan bagaimana sakitnya melakukan operasi plastik. “Youtuber dan beauty blogger ada yang berbagi bagaimana before after oplas. Dan melihat bagaimana penyembuhan setelah operasi, katanya itu sakit sekali,” ujarnya.

    Ve melanjutkan, meski sempat berniat melakukan operasi plastik, ia belum melakukannya sampai saat ini. Wanita yang pernah menjadi center JKT48 di single Hallowen Night tersebut lebih memilih untuk menghargai bentuk fisiknya saat ini. “Misalnya, ini kan mata mirip mama, bibir papa. Kalau diubah nanti trademark-nya hilang dong,” ujar Ve. 

    YATTI FEBRI NINGSIH


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Kebijakan Lockdown Merupakan Kewenangan Pemerintah Pusat

    Presiden Joko Widodo menegaskan kebijakan lockdown merupakan wewenang pusat. Lockdown adalah salah satu jenis karantina dalam Undang-undang.