Bahaya Terlalu Banyak Berpikir bagi Kesehatan Mental

Reporter:
Editor:

Yayuk Widiyarti

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi ibu hamil berpikir. shutterstock.com

    Ilustrasi ibu hamil berpikir. shutterstock.com

    TEMPO.CO, Jakarta - Hidup tak pernah lepas dari masalah. Oleh sebab itu, sebaiknya pintar-pintar memilah masalah yang harus dipikirkan agar tidak tertekan dalam menjalani hidup.

    Kalau berlebihan memikirkan sesuatu, bisa jadi kita akan mengalami overthinking atau terlalu banyak berpikir. Kondisi ini lama-kelamaan akan berbahaya untuk kesehatan mental dan kestabilan jiwa. Berikut ini adalah ciri-ciri kalau kamu adalah orang yang terlalu banyak berpikir.

    #Terlalu banyak meminta saran
    Meminta pendapat atau saran orang terdekat memang wajar. Apalagi untuk masalah-masalah yang pelik atau susah diselesaikan sendiri. Namun, jika terus-menerus meminta saran tentang suatu hal secara berulang-ulang, bisa jadi itu adalah tanda kalau kita overthinking. Berhenti meminta saran pada orang lain. Lebih baik gunakan waktu untuk menanyakan pada diri sendiri tentang apa yang sebenarnya kita rasakan atau inginkan.

    Baca juga:
    Jaga Kesehatan Mental, Redakan Kecemasan dengan 6 Makanan Ini
    Jaga Kesehatan Mental dengan Kegiatan Merajut

    #Memikirkan hal yang belum terjadi
    Tanda overthinking lainnya adalah jika kita selalu berpikir tentang hal yang belum terjadi. Kita terlalu sering berandai-andai tentang masa depan. Rasanya ingin bisa mengontrol apapun yang akan terjadi untuk menghindari masalah.

    Sebenarnya wajar kalau kita ingin mengantisipasi agar hal-hal buruk tidak terjadi. Namun, jika berlebihan kita hanya akan semakin tidak tenang akibat merasa tidak aman. Daripada selalu mengkhawatirkan tentang masa depan, lebih baik nikmati dulu fase yang sekarang dilalui.

    #Cemas berlebihan
    Karena terlalu banyak memikirkan hal-hal yang belum terjadi, kita jadi mudah merasa cemas. Misalnya takut gagal masuk perguruan tinggi favorit atau takut dibenci teman karena melakukan suatu hal yang sebenarnya tidak masalah.

    Cara jitu untuk mengatasinya adalah dengan mengalihkan pikiran ke hal-hal yang positif. Pastikan kita tidak punya banyak waktu luang untuk melamun atau membiarkan pikiran ke mana-mana. Misalnya dengan membaca atau melakukan kegiatan fisik yang menyehatkan.

    TEEN


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Untung Buntung Status Lockdown akibat Wabah Virus Corona

    Presiden Joko Widodo berharap pemerintahannya memiliki visi dan kebijakan yang sama terkait Covid-19. Termasuk dampak lockdown pada sosial ekonomi.