Jaga Kesehatan Mental, Redakan Kecemasan dengan 6 Makanan Ini

Reporter:
Editor:

Yayuk Widiyarti

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • ilustrasi cokelat (pixabay.com)

    ilustrasi cokelat (pixabay.com)

    TEMPO.CO, Jakarta - Hampir semua orang pernah merasakan cemas namun skalanya berbeda, bisa ringan hingga berat. Kecemasan adalah hal yang lumrah terjadi. Namun, jika Anda termasuk orang yang cemas berlebihan, hal tersebut mesti diwaspadai dan diantisipasi.

    Terkadang sebagian orang merasakan cemas dan bila berlangsung lama bisa mengganggu kesehatan mental. Kala cemas muncul, ada sejumlah makanan dan kebiasaan yang dapat membantu meredakan gejalanya. Berikut di antaranya.

    1. Magnesium
    Sebuah penelitian menemukan bahwa kekurangan magnesium memicu kecemasan pada tikus. Magnesium bisa meningkatkan kesehatan jantung dan mengurangi gejala depresi, migrain, dan sindrom pramenstruasi. Untuk mencegah kekurangan magnesium, sebaiknya jangan lupa mengkonsumsi sayuran hijau setiap hari. Makanan seperti almond, gandum utuh, alpukat, quinoa, dan kacang hitam bisa menjadi pilihan.

    2. Cokelat hitam
    Cokelat hitam mengandung antioksidan yang dapat meningkatkan fungsi otak. Banyak penelitian menunjukkan bahwa cokelat dapat secara signifikan meningkatkan kadar serotonin dan mengurangi tingkat hormon stres. Tetapi pastikan untuk tidak berlebihan mengonsumsi cokelat karena tinggi kalori dan paling baik dikonsumsi dalam jumlah kecil.

    Baca juga:
    4 Seleb Hollywood yang Mengalami Gangguan Kecemasan
    Pandangan Tiba-tiba Buram, Awas Gangguan Kecemasan dan Mental
    Kurangi Kecemasan dengan Banyak Berolahraga

    3. Jangan lewatkan waktu makanan
    Mengikuti jadwal makan penting bagi mereka yang rentan terhadap depresi dan rasa cemas. Menunggu terlalu lama untuk makan atau melewatkan sarapan dapat menyebabkan kadar gula darah yang tidak stabil, yang dapat menyebabkan sensasi seperti cemas, gemetar, pusing, bingung, dan sulit berbicara.

    4. Terhidrasi sepanjang hari
    Dehidrasi tidak menyebabkan cemas namun bisa memperburuknya. Selain membantu tetap segar, konsumsi cairan diperlukan untuk mengatur suhu tubuh, fungsi tubuh, dan tingkat energi.

    5. Hindari makanan cepat saji
    Sebuah studi pada 2017 menunjukkan bahwa konsumsi makanan cepat saji secara signifikan meningkatkan tekanan mental pada orang dewasa di bawah usia 30 tahun. Makanan cepat saji mengandung lemak jenuh tinggi, lemak trans, dan asam lemak omega-6. Saat makanan ini rutin dikonsumsi bisa menyebabkan peradangan yang berhubungan dengan kecemasan.

    6. Kurangi gula atau kafein
    Penelitian dari Yale School of Medicine di Amerika Serikat menemukan bahwa anak-anak sangat rentan terhadap efek terlalu banyak gula, yang meliputi kecemasan dan kesulitan berkonsentrasi.

    Kafein, terutama ketika dikonsumsi dalam bentuk minuman energi, berkontribusi terhadap faktor-faktor risiko yang terkait dengan kecemasan. Asupan berlebihan zat ini dapat mengganggu tidur dan menyebabkan peningkatan denyut jantung dan tekanan darah. Demikian seperti dilansir Medical Daily.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Resep Mudah Membuat Disinfektan Saat Wabah Virus Corona

    Ketika wabah virus corona merebak, cairan disinfektan kian diminati masyarakat. Bila kehabisan, ada cara alternatif membuat cairan anti kuman itu.