Jaga Kesehatan Mental dengan Kegiatan Merajut

Reporter:
Editor:

Yunia Pratiwi

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Agata Oleksiak dibantu para wanita asal Suriah dan Ukraina yang mayoritas merupakan pengungsi membuat rajutan untuk menutupi bangunan bersejarah berusia 100 tahun. boredpanda.com

    Agata Oleksiak dibantu para wanita asal Suriah dan Ukraina yang mayoritas merupakan pengungsi membuat rajutan untuk menutupi bangunan bersejarah berusia 100 tahun. boredpanda.com

    TEMPO.CO, Jakarta - Kesehatan mental dapat dijaga dengan kegiatan merajut atau knitting. Kegiatan tersebut dapat mengurangi depresi, kecemasan dan mengurangi rasa sakit akibat penyakit kronis. 

    Hal tersebut berdasarkan sebuah studi yang dilakukan oleh Knit for Peace. Mengutip laman Metro,  organisasi merajut tersebut melakukan tinjauan ulang terhadap hasil penelitian yang berhubungan dengan merajut dan melakukan survei kepada 1000 orang anggotanya.  

     

    Mereka mencatat dari hasil studi Harvard Medical School's Mind and Body Institute bahwa merajut bisa mengurangi detak jantung dan tekanan darah. Sedangkan studi dari Mayo Clinic menyatakan jika seseorang yang rajin merajut maka akan memiliki kemungkinan 30-50 persen lebih kecil mengalami gangguan kognitif ringan hingga demensia. 

    Baca juga:  Survei: Instagram Buruk buat Kesehatan Mental Simak Alasannya

    Merajut ternyata bisa bikin rileks (dok. unsplash)
    Merajut ternyata bisa bikin rileks (dok. unsplash)

    Baca juga: Malas Basa-basi Ternyata Tak Baik buat Kesehatan Mental 

    Dari hasil beberapa studi tersebut juga ditemukan bahwa merajut bisa mengurangi depresi, kecemasan dan mengalihkan perhatian dari rasa sakit akibat mengidap suatu penyakit kronis. Tidak hanya itu saja, ternyata merajut juga bisa meningkatkan rasa aman dan mengurangi kesepian. 

    Sedangkan dari hasil survei para anggota Knit for Peace, sebanyak 70 persen dari mereka merasa bahwa merajut bisa meningkatkan kesehatan mereka dan merasa lebih rileks. Sedangkan sebanyak 10,7 persenresponden mengatakan bahwa merajut membantu mereka mengatasi rasa sakit yang mereka rasakan, melemaskan otot dan mengurangi tekanan darah. 

    Baca juga: Hati-hati, Selfie Bisa Sebabkan Masalah Mental 

    Banyak hasil studi yang mengatakan bahwa merajut memang bisa menjaga kesehatan mental dan juga fisik. Selain itu, merajut memang bisa membuat seseorang menjadi lebih rileks dan mengurangi rasa kesepian sehingga aktivitas ini bisa dilakukan oleh siapapun mulai dari remaja hingga orang tua. 

    TEEN


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Perbedaan Rapid Test, Swab, dan TB-TCM dalam Deteksi Virus Corona

    Ada tiga tes yang dapat dilakukan untuk mendeteksi virus corona di dalam tubuh, yaitu dengan Rapid Test, Swab, atau metode TB-TCM. Simak perbedaannya.