Habiskan Waktu Bersama Ibu Tingkatkan Perkembangan Kognitif Anak

Reporter:
Editor:

Yayuk Widiyarti

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi anak laki-laki bercerita pada ibunya. cdn.com

    Ilustrasi anak laki-laki bercerita pada ibunya. cdn.com

    TEMPO.CO, Jakarta - Menghabiskan waktu dengan anak adalah satu hal yang sangat penting. Lantas, berapa lama sebaiknya seorang ibu menghabiskan waktu dengan anak?

    Sebenarnya tidak ada jawaban yang paling tepat. Namun ternyata menghabiskan lebih banyak waktu dengan anak dapat meningkatkan perkembangan kognitif anak.

    Dikutip dari Smart Parenting, penelitian baru dari Universitas Essex dan Universitas College London di Inggris mengungkapkan, ketika seorang ibu menghabiskan lebih banyak waktu dengan anak yang berusia 3-7 tahun, keterampilan kognitif dan sosial anak-anak terlihat meningkat.

    "Hasil penelitian kami menekankan bahwa waktu yang dihabiskan oleh ibu dengan anak-anak memiliki pengaruh yang nyata pada perkembangan anak usia dini," kata Profesor Marco Francesconi, Ph.D, salah satu peneliti dalam studi ini.

    Penelitian yang melibatkan lebih dari 8.000 anak yang lahir antara 2000 dan 2002 ini juga menunjukkan anak sulung cenderung mendapat lebih banyak manfaat dari waktu dengan ibu. Saat anak sulung masih sendiri, perhatian sang ibu tidak terbagi dibanding adik-adiknya.

    Ini adalah studi pertama yang meneliti hubungan langsung antara waktu yang dihabiskan ibu dengan anak-anaknya dan keterampilan yang dikembangkan anak-anak dari waktu ke waktu. Tidak hanya itu, perlu diingat bahwa waktu yang dihabiskan bersama anak adalah waktu yang berkualitas.

    Saat sang ibu sedang melakukan kegiatan pendidikan, bernyanyi, dan umumnya memiliki interaksi yang menarik, itu bisa dibilang waktu yang berkualitas. Studi ini juga menemukan bahwa tingkat pendidikan ibu memiliki efek terhadap perkembangan anak pada tahun-tahun awal.

    Baca juga:
    Belajar dari Anak
    Tingkah Laku Menunjukkan Potensi Anak
    Semakin Aktif, Anak Lebih Mudah Belajar Membaca


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Wabah Virus Corona Datang, 13.430 Narapidana Melenggang

    Menteri Hukum dan HAM Yasonna Laoly memutuskan pembebasan sejumlah narapidana dan anak demi mengurangi penyebaran virus corona di penjara