Jangan Memamerkan 4 Hal Ini di Media Sosial, Simak Alasannya

Reporter:
Editor:

Yayuk Widiyarti

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi hacker/sosial media/Facebook. REUTERS/Dado Ruvic

    Ilustrasi hacker/sosial media/Facebook. REUTERS/Dado Ruvic

    TEMPO.CO, Jakarta - Buat banyak orang, media sosial sudah menjadi bagian dari kehidupan sehari-hari. Tidak ada sehari pun mereka tidak menggunakan media sosial.

    Namun, sayangnya penggunaan media sosial terkadang membuat penggunanya menjadi kecanduan dan lupa waktu. Karena kecanduan, banyak orang tidak bisa menyaring apa yang mereka bagikan di media sosial. Dari sekian banyak hal yang bisa dibagikan di media sosial, hindari mem-posting empat hal ini.

    #Harta
    Hindari mengunggah harta kekayaan entah itu berupa barang atau uang karena bisa saja memicu tindakan kriminal yang dapat membahayakan. Tidak hanya membahayakan diri, hal itu juga bisa mengundang bahaya kepada keluarga dan orang-orang terdekat.

    #Percakapan pribadi
    Percakapan bersifat personal entah dari chat atau pesan pendek juga seharusnya tidak diunggah di media sosial. Pasalnya, obrolan itu akan menjadi konsumsi publik dan membuat mereka yang membacanya risih, kesal, atau justru penasaran.

    #Pergaulan bebas
    Posting-an tentang pergaulan bebas seperti menenggak minuman keras, ada baiknya tidak dibagikan ke media sosial karena para pengguna media sosial memiliki rentang usia dari anak-anak hingga dewasa. Posting-an seperti itu bisa saja berpengaruh buruk kepada mereka yang masih di bawah umur. 

    #Karya orang lain
    Hal satu ini terkadang tidak disadari banyak orang. Ketika membagikan hasil karya orang lain, ada baiknya untuk mencantumkan kredit dari penciptanya. Jika tidak, kita bisa dianggap mencuri hasil karya orang lain. 

    TEEN

    Artikel terkait:
    3 Rambu Gunakan Media Sosial agar Tidak Stres
    6 Rambu yang Harus Diperhatikan Pasangan di Media Sosial
    Trik Supaya Punya Banyak Pengikut di Media Sosial


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Pemprov DKI Putuskan Kalender Pendidikan Mulai 13 Juli 2020

    Pemprov DKI Jakarta menetapkan kalender pendidikan 2020/2021 dimulai 13 Juli 2020 dan selesai di Juni 2021. Pada Juli 2021, masuk kalender berikutnya.