Gara-gara Miss Indonesia, Miss World 2017 Ingin ke Bali

Reporter:
Editor:

Yayuk Widiyarti

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Miss World 2017 Manushi Chhillar dan Miss Indonesia 2017 Achintya Nilsen di MNC Studio, Jakarta Barat, 21 Februari 2018. Tempo/Astari P Sarosa

    Miss World 2017 Manushi Chhillar dan Miss Indonesia 2017 Achintya Nilsen di MNC Studio, Jakarta Barat, 21 Februari 2018. Tempo/Astari P Sarosa

    TEMPO.CO, Jakarta - Penobatan Miss World 2017 diadakan 18 November 2017 di Cina, Namun karantina berjalan hampir sebulan sejak 21 Oktober 2017. Walaupun tidak meraih gelar Miss World 2017, Miss Indonesia 2017 Achyntia Nilsen ternyata bersahabat dengan sang pemenang, Manushi Chhillar dari India. Selama masa karantina, mereka membagi kamar bersama, dan kedekatan tersebut masih terlihat sampai sekarang.

    Manushi Chhillar mengunjungi Indonesia sejak 17 Februari 2018 untuk menghadiri penobatan Miss Indonesia 2018 di Jakarta, 22 Februari 2018. Dia menjelaskan kalau dia senang bisa datang ke Indonesia, karena dia telah menjadi teman dekat dengan Achyntia saat di ajang Miss World 2017.

    “Kami tinggal bersama dan menjadi teman dekat di ajang Miss World,” tutur Manushi Chhillar di Jakarta Barat, Rabu, 21 Februari 2018.

    Artikel lain:
    Miss World 2017 Manushi Chhillar Bagi Rahasia Kulit Cantik
    Rahasia Miss World 2017 Manushi Chhillar Jaga Tubuh Tetap Bugar
    Golden Bridge Maria Rahajeng Jadi Inspirasi Kontestan Miss World

    Manushi Chhillar mengatakan kalau dia berharap untuk bisa ke Bali karena Achyntia berasal dari sana, dan tentunya untuk melihat keindahan alamnya. Achyntia juga menceritakan beberapa kebiasaan Manushi Chhillar saat mereka tinggal bersama.

    “Sebenarnya Manushi ini kadang-kadang tidak bangun kalau dengar alarm. Jadi saya bangun karena alarm Manushi, dan saya jadi harus bangunin dia,” lanjut Achyntia.

    Dia juga menjelaskan kalau setiap kali duduk di bus, atau dipanggil ke panggung, dan makan malam bersama, mereka selalu bersama dan duduk bersebelahan.

    Karena persahabatan tersebut, Achyntia jadi merasa kalau dia tidak sedang berkompetisi dengan para kontestan lain. Dia benar-benar merasakan pertemanan dekat dengan para kontestan lain dan menikmati setiap momen dalam kompetisi tersebut.
    "Benar-benar semua di sana tujuannya satu, adalah untuk mengubah sesuatu di dunia dan membuat sesuatu yang lebih baik untuk generasi berikutnya," jelas Achyntia.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Ada 283 Jenazah Dikuburkan dengan SOP Covid-19 di DKI Jakarta

    Anies Baswedan menyebut Dinas Kehutanan dan Pertamanan telah mengubur 283 jenazah dengan SOP Covid-19. Jumlah penguburan melonjak pada Maret 2020.